Minggu, 24 Agustus 2014

Ujang nekad bacok orang tuanya

Senin, 18 Juni 2012 21:09 WIB | 4.002 Views
Cianjur (ANTARA News) - Ujang Rahmat (35) warga Kampung Balakang, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jabar, terpaksa meringkuk diruang tahanan Polsek Pacet, karena nekad membacok orang tua kadungnya.

Aksi sadis Ujang yang diduga tertekan akibat sering dimarahi orang tuanya itu, sempat membuat geger warga sekitar yang baru mengetahui peristiwa tersebut, setelah mendegar suara teriakan minta tolong dari salah seorang cucu korban.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Ridwan (19) yang juga cucu korban itu, peristiwa tersebut terjadi menjelang sore, dimana dia berniat melihat kondisi kakek dan neneknya, Ujang Junaedi (72) serta Caca Samsiah (50).

Ketika sampai di rumah kakek dan neneknya itu, dia sempat melihat pelaku sedang membacok Caca dengan menggunakan golok di halaman rumah. Sedangkan kakeknya tergeletak di dalam rumah bersimbah darah.

Mendapati hal tersebut, dia sontak berteriak minta tolong dan berlari ke tetangga untuk segera melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. Warga yang berhamburan ke lokasi kejadian, langsung melarikan kedua korban ke RSU Cimacan.

"Saya sangat terkejut, ketika melihat nenek di bacok mang Ujang dengan sadisnya. Sedangkan kakek berlumur darah di dalam rumah," katanya.

Dia menuturkan, penyebab kejadian berawal ketika Ujang Rahmat, sedang mengepel lantai, namun ember yang dipakai untuk membawa air tumpah hingga ke kamar Ujang Jaenudin. Sang ayah yang mendapati hal tersebut, lantas marah-marah.

Diduga kesal, Ujang Rahmat langsung mengambil golok serta pisau dan langsung membacok kepala ayahnya. Sedangkan ketika hendak keluar dari dalam rumah, ibunya yang baru pulang langsung menjadi korban berikutnya.

Informasi tim medis, Ujang serta Caca menderita luka berat di bagian kepala dan tangan, sehingga terpaksa di rujuk ke RSUD Cianjur, guna mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, Ujang Rahmat yang sempat melarikan diri keluar kampung, berhasil diamankan petugas ke Mapolsek Pacet, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (FKR)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca