Jumat, 19 Desember 2014

Tim SAR kembali temukan tiga korban longsor

| 2.326 Views
id longsor ambon, korban longsor ambon, tim sar ambon
Tim SAR kembali temukan tiga korban longsor
Tanah Longsor Sejumlah warga sementara mencari korban yang tertimbun tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Karang Panjang, Ambon, Maluku, Selasa (19/6) dinihari. (FOTO ANTARA/Izaac Mulyawan)
Evakuasi jenasah korban belum bisa dilakukan karena sebagian tubuh korban terutama bagian kaki, masih terjepit tembok kamar yang roboh,"
Ambon (ANTARA News) - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap para korban tanah longsor di Kawasan Belakang Soya, Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Ambon, kembali menemukan tiga jenazah korban lainnya di lokasi kejadian.

ANTARA yang memantau upaya pencarian hingga Selasa malam, melaporkan, tiga jenazah korban yang ditemukan yakni Meifita Lekatompessy (3) dan Nortje Ungirwalu (52) ditemukan sekitar pukul 22.50 WIT dan langsung dievakuasi ke RS Tantui.

Sedangkan satu jasad korban lainnya yakni Alicia Keral Lekatompessy, ditemukan terjepit di antara reruntuhan tembok kamar tidur bagian belakang rumahnya, pada pukul 23.10 WIT, tetapi belum bisa dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Evakuasi jenasah korban belum bisa dilakukan karena sebagian tubuh korban terutama bagian kaki, masih terjepit tembok kamar yang roboh," ujar beberapa personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Selain itu, proses pencarian terpaksa dihentikan pada pukul 01.00 WIT karena hujan lebat turun mengguyur sehingga ditakutkan terjadi longsoran susulan yang dapat mengakibatkan korban jiwa.

"Kami terpaksa menghentikan proses evakuasi jenazah korban maupun pencarian korban lainnya dan baru akan dilanjutkan besok pagi, karena tanah pada bekas di lokasi longsoran mulai berguguran, disebabkan hujan deras," ujar Berthy Solissa, anggota Tagana Kota Ambon.

Berthy Solissa menambahkan, tim SAR gabungan dipimpin Wakil Wali Kota, Sam Latuconsina serta Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Suharwiyono, sudah mengidentifikasi lokasi salah satu korban lainnya bernama Alvian, berdasarkan keterangan anggota keluarganya, dan pencarian baru akan dilakukan Rabu (20/6) pagi.

"Berdasarkan laporan keluarga, korban Alvian terakhir terlihat sedang nonton pertandingan sepak bola euro 2012 di ruang keluarga, tetapi pencasrian baru akan dilakukan besok pagi karena lokasi tersebut tertutup tembok rumah maupun talud yang patah," katanya.

Wakil Wali Kota, Sam Latuconsina yang turun langsung melakukan pencarian, juga membenarkan lokasi jenazah korban telah teridentifikasi, tetapi pencariannya baru akan dilakukan Rabu pagi karena lokasi rumah yang rata dengan tanah itu, tertutup material tembok bangunan dan talud.

"Alat berat akan dikerahkan besok pagi (Rabu) untuk mengangkat material tembok rumah dan talud yang menutupi bagian tengah rumah, sehingga memudahkan tim SAR melakukan penggalian untuk menemukan jenazah korban," kata Wakil Wali Kota Latuconsina.

Pencarian terhadap para korban yang telah dilakukan tim SAR gabungan dibantu masyarakat sejak Selasa dinihari telah menemukan 11 orang korban. Dua diantaranya menderita luka berat, sedangkan sembilan lainnya meninggal.

Dua korban luka-luka yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit yakni Izzaac Tentua dan Atty Manusiwa.

Sedangkan sembilan korban meninggal yakni Marthina Manusiwa (43), Kelvin Souhoka (4), Carolina Manusiwa (50), Jhony Manusiwa (75), Nortje Ongirwalu-Fun, Ofie Keral, Renny Anamofa, Swen Anamofa, Alicia Keral-Lekatompessy, Meifita Lekatompessy (3) dan Balbalina Fun.
(KR-JA/Z002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga