Rabu, 3 September 2014

515 orang ditangkap selama Piala Eropa digelar

Rabu, 20 Juni 2012 07:48 WIB | 3.036 Views
515 orang ditangkap selama Piala Eropa digelar
Polisi anti kerusuhan Polandia berjaga saat terjadi bentrok dengan penggemar sepakbola di depan stadion nasional Warsawa sebelum pertandingan Grup A Piala Eropa 2012 antara Polandia dan Rusia di Warsawa, Selasa (12/6). (REUTERS/Peter Andrews)
Warsawa (ANTARA News) - Kepolisian Polandia telah menangkap lebih dari 500 orang, termasuk 150 orang asing, sejak dimulainya Piala Eropa 2012, demikian disampaikan pemerintah, Selasa.

"Secara keseluruhan, 515 orang telah ditangkap. Polisi dipersiapkan untuk jumlah yang jauh lebih besar," kata Menteri dalam negeri, Jacek Cichocki, pada konferensi pers di Warsawa.

Sebanyak 153 orang asing yang ditangkap terdiri dari 92 orang Rusia, 16 orang Kroasia, 15 orang Irlandia, 11 orang Belarus, lima orang Latvia, tiga orang Rumania, dua orang Spanyol, dua orang Serbia, dua orang Jerman, satu orang India, satu orang Hungaria, satu orang Australia, satu orang Portugal, dan satu orang Belanda.

"Dibandingkan dengan jumlah orang yang menyaksikan pertandingan-pertandingan, jumlah orang yang ditangkap benar-benar sangat kecil," tutur Cichocki.

Polisi di Polandia dapat menahan seorang tersangka selama 48 jam, namun penahanan formal dan penuntutan harus disetujui pengadilan.

Data mengenai jumlah orang yang ditahan dan didakwa melakukan pelanggaran tidak diberikan.

Menurut sang menteri, lebih dari 2,5 juta orang telah memasuki negaranya dan berkumpul di keempat stadion dan sejumlah "fan zone" di Polandia, sejak kompetisi ini dimulai pada 8 Juni.

Dengan kekerasan paling parah, polisi menangkap 190 orang pada 12 Juni di Warsawa, di tengah pertikaian sebelum pertandingan Polandia melawan Rusia, yang berakhir dengan skor imbang 1-1.

Polandia dan Rusia telah tersingkir dari turnamen Piala Eropa 2012, setelah gagal menembus perempat final.

Pertandingan final dijadwalkan dimainkan pada 1 Juli di ibukota Ukraina, Kiev.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Top News