Selasa, 16 September 2014

Putin: pihak luar tak bisa putuskan nasib Suriah

Rabu, 20 Juni 2012 11:01 WIB | 2.489 Views
Putin: pihak luar tak bisa putuskan nasib Suriah
Presiden Rusia Vladimir Putin.(REUTERS/Sergei Karpukhin)
 Los Cabos, Meksiko (ANTARA News) - Presiden Rusia Vladimir Putin mempertahankan kebijakan non-intervensi Rusia terhadap Suriah dengan mengatakan bahwa orang luar tidak berhak mencampuri urusan negara lain dan memutuskan siapa yang memerintah.

"Kami percaya bahwa tidak ada yang berhak membuat keputusan untuk bangsa lain, siapa yang harus memegang kekuasaan dan siapa yang seharusnya tidak," kata Putin kepada wartawan setelah pertemuan puncak G20 di Los Cabos, Meksiko, Selasa.

"Bukan perubahan rezim yang penting, tapi bahwa setelah perubahan, yang harus dilakukan secara konstitusional, kekerasan berhenti dan kedamaian hadir," katanya seperti dikutip Kantor Berita AFP.

Putin mengatakan semua pihak harus duduk dan menyelesaikan masalah terlebih dahulu.

Dengan mengacu pada kerusuhan di Libya dalam pemberontakan untuk menggulingkan pemimpin Muamar Gaddafi yang didukung NATO, Putin menambahkan: "Tidak seperti di beberapa negara Afrika Utara dimana kekerasan terus terjadi bahkan setelah perubahan rezim."

Pernyataan terus terang Putin muncul sehari setelah ia bergabung dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam menyerukan diakhirinya "segera" konflik di Suriah.

"Untuk menghentikan pertumpahan darah di Suriah, kami menyerukan segera dihentikan kekerasan," kata kedua pemimpin dalam satu pernyataan setelah bertemu di sela-sela KTT G20.

"Kami bersatu dalam keyakinan bahwa orang-orang Suriah harus memiliki kesempatan untuk mandiri dan demokratis memilih masa depan mereka sendiri," kata kedua pemimpin.

(H-AK)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga