Kamis, 2 Oktober 2014

Analis: emas dapat terkoreksi ke level 1.606

Rabu, 20 Juni 2012 11:19 WIB | 2.567 Views
Analis: emas dapat terkoreksi ke level 1.606
Ilustrasi - Logam mulia emas (FOTO ANTARA/Andika Wahyu) ()
sentimen kini beralih ke potensi penerbitan kebijakan stimulus oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang pengumumannya dilakukan pada Rabu malam ini.
Jakarta (ANTARA News) - Harga emas pada perdagangan Selasa (19/6) tertahan di sekitar level 1.633 dolar AS per troy ons, yang merupakan level garis tren penurunan.

"Harga kini mencoba menekan level "support minor" di 1.616 dolar AS dan koreksi bisa berlanjut hari ini dengan target ke arah 1.606 dolar AS per troy ons," kata analis pasar Ariston Tjendra, di Jakarta, Rabu.

Menurut Ariston, sentimen kini beralih ke potensi penerbitan kebijakan stimulus oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang pengumumannya dilakukan pada Rabu malam ini.

"Pelemahan dolar AS terjadi sepanjang hari kemarin akibat sentimen ini," ungkapnya.

Bila stimulus dilakukan sesuai ekspektasi pasar, katanya, maka harga emas akan terdongkrak naik pada perdagangan Kamis (21/6) dan mencoba menembus resisten 1.633 dolar AS per troy ons.

"Namun bila tidak, hal sebaliknya mungkin akan terjadi, yakni koreksi dalam menuju level 1.580 dolar AS," ujarnya.

Emas berjangka berakhir melemah Selasa (19/6) setelah sempat bergerak naik turun sepanjang perdagangan di tengah munculnya optimisme menyusul terserapnya obligasi Spanyol dalam lelang dan investor menantikan pernyataan dari Federal Reserve.

Emas untuk pengiriman Agustus melemah 3,80 dolar AS, atau 0,2 persen, menjadi 1.623,20 dolar AS per troy ons di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange. Logam mulia ini sempat melambung hingga 1.634,30 dolar AS per troy ons.

(B008)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca