Kamis, 18 Desember 2014

Rabobank siap bantu dirikan bank koperasi

| 3.138 Views
id rabobank, koperasi indonesia, bank koperasi
Rabobank siap bantu dirikan bank koperasi
Pengunjung mengamati produk kerajinan dalam Expo Pembiayaan Koperasi dan UMKM 2009 di Jakarta, Senin (7/12). Pameran bertujuan mempertemukan sektor perbankan, jasa keuangan non bank, Koperasi Jasa Keuangan dan para pelaku UMKM. (FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari)
... untuk bertahan dan berkembang kami coba berbagi dengan koperasi-koperasi di Indonesia...
Jakarta (ANTARA News) - Kabar baik bagi perkuatan koperasi di Tanah Air. Bank berbasis koperasi Belanda, Rabobank, menyatakan siap membantu Indonesia mendirikan bank koperasi yang sangat berpotensi mendorong perkembangan koperasi di sini.

"Kami siap membantu, karena kami sendiri berpengalaman lebih dari seratus tahun, bagaimana untuk bertahan dan berkembang kami coba berbagi dengan koperasi-koperasi di Indonesia," kata Direktur Corporate and Investment Banking Rabobank Indonesia, Eri Budiono, di Jakarta, Rabu.

Rabobank memiliki proyek khusus menangani koperasi, Rabobank Foundation, di antaranya dalam hal restrukturisasi hutang, merancang rencana usaha, memberikan bantuan finansial, menunjuk auditor untuk koperasi, hingga memberikan program lunak akuntansi secara gratis.

Ia menilai Indonesia memerlukan bank berbasis koperasi untuk memayungi pelaku koperasi yang memerlukan perkuatan modal dan pendampingan secara khusus.

"Pelaku koperasi atau asosiasi-asosiasi petani yang secara individu tidak mampu, bank koperasi bisa bantu fokus (memberikan pembiayaan) kepada mereka," katanya.

Rabobank terbentuk pada 1898 di Belanda, gabungan dua bank koperasi berbeda yang didirikan beberapa petani di pedesaan Belanda.

Saat ini bank berkantor pusat di Utrecht itu menjadi salah satu penyedia jasa keuangan terbesar di Belanda dan membuka kantor di 48 negara dan melayani lebih dari 10 juta nasabah. Rabobank juga sering menjadi sponsor gelaran bertaraf internasional, di antaranya dalam Tour de France.

"Kami sendiri dari tahun ke tahun masih terus mempertanyakan efektifivas badan hukum koperasi tapi toh sampai saat ini kami masih bertahan dengan itu selama lebih dari 100 tahun," katanya.

Salah satu yang masih sulit dilakukan sampai saat ini adalah akses ke pasar modal.

"Tapi sekarang kita lihat, koperasi itu yang paling penting adalah kepentingan anggota. Intinya kita siap memberikan masukan-masukan kepada Indonesia (soal bank koperasi)," katanya.

(H016)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga