Los Cabos, Meksiko (ANTARA News) - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengatakan, Rusia dan dan China tidak setuju dengan setiap rencana penggulingan Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Suriah sejak beberapa bulan terakhir berada dalam konflik bersenjata internal.

Obama kepada pers di KTT G-20 Los Cabos, Meksiko, mengatakan, Bashar telah kehilangan semua legitimasi dan tidaklah mungkin menyusun satu solusi terhadap aksi kekerasan di Suriah selama ia tetap berkuasa.

Ia akui, dia gagal membuat satu terobosan dengan para pemimpin Rusia atau China, kendatipun ada perundingan intensif dengan Moskow dan Beijing tentang itu, yang telah menghambat PBB untuk menjatuhkan sanksi-sanksi lebih berat terhadap Bashar.

Obama menyatakan, pemerintahannya tidak akan menyarankan dalam masalah ini Amerika Serikat dan masyarakat internasional lainnya mendukung Rusia dan China dalam sikap-sikap mereka.

"Tetapi saya mengira mereka mengakui ada bahaya-bahaya besar bagi timbulnya perang saudara besar-besaran," katanya.

(H-RN/Z002)