Jumat, 25 Juli 2014

Perang antar kampung Timika terus berlangsung

Rabu, 20 Juni 2012 16:34 WIB | 2.279 Views
Perang antar kampung Timika terus berlangsung
Dua kelompok warga yang bertikai kembali saling serang dengan menggunakan panah dan alat perang tradisional di Kwamki Lama, Timika, Papua, Senin (18/6). Pertikaian tersebut menewaskan dua orang dan puluhan lainnya luka-luka terkena anak panah, sedangkan pihak Kepolisian Mimika yang berusaha melerai pertikaian kedua kelompok tersebut justru menjadi sasaran. (FOTO ANTARA/Spedy Paereng)
Jayapura, Papua (ANTARA News) - Perang antar kampung yang terjadi di kawasan Kwamki Lama, Timika, antara Kampung Harapan (atas) dan Kampung Amole (tengah) terus berlangsung. Satu warga lagi, Inus Magai, tewas hari ini.

Kabid Humas Polda Papua, AKBP Yohannes Nugroho, membenarkan terjadi kembali kasus perang antar kedua kampung sejak Rabu pagi ini, hingga menewaskan satu warga Kampung Harapan.

Selain itu tercatat 11 warga kampung itu terluka panah, sedangkan dari Kampung Amole, empat terluka. Kedua kampung bertikai itu terletak di kawasan Kwamki Lama, sekitar 20 km dari Timika, ibukota Kabupaten Mimika, Papua.

Pertikaian kedua kampung itu sudah berlangsung sejak bulan Mei lalu, diawali kematian warga Kampung Harapan akibat kecelakaan lalu lintas dan diduga pelakunya berasal dari Kampung Amole.

Awal bulan Juni lalu, kedua kubu sepakat mengakhiri perang dengan upacara adat patah panah.

Akan tetapi sejak Senin hingga Selasa pekan ini, kedua kubu kembali berperang, bahkan empat anggota polisi terluka panah serta kendaraan dinas yang digunakan dibakar dan dirusak.***1***(E006/20/6/2012)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca