Malang (ANTARA News) - Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur, mencatat sedikitnya 16 persen dari 2.134 penderita HIV/AIDS di kota itu adalah ibu rumah tangga dengan pertumbuhan 2 persen per tahun.

"Terjangkitnya ibu-ibu rumah tangga ini karena sejumlah faktor, di antaranya karena tertular suami yang pengguna narkotika," kata dr Nusindrati Kepala Bidang pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Menurut Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Malang itu, jumlah ibu-ibu rumah tangga tersebut menempati urutan kedua terbanyak setelah pengguna napza suntik yang mencapai 40 persen dari jumlah keseluruhan penderita HIV/AIDS di Malang.

Ia mengemukakan, secara umum penderita HIV/AIDS di Kota Malang mengalami peningkatan sejak 2010. Pada 2010 jumlahnya mencapai 1.636 jiwa dan tahun 2011 betambah menjadi 2.021 jiwa dan yang meninggal rata-rata mencapai lima persen setiap tahun.
(E009)