Sabtu, 1 November 2014

Bus diparkir jalan sendiri, satu orang tewas

| 2.225 Views
id kecelakaan bus, taman matahari, bus tabrak rombongan
Bogor (ANTARA News) - Sebuah bus pariwisata Batavia yang tengah diparkir di jalan menurun, tiba-tiba menggelinding dan menabrak beberapa orang yang tengah melintas, satu di antaranya tewas, dan dua lainnya lainnya luka.

Polisi akhirnya menahan sang supir bus itu, Kusuma (45), warga Kebun Jeruk, Jakarta Barat yang dianggap lalai dalam memarkirkan kendaraannya di areal parkir Taman Wisata Matahari, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Kusuman (45) saat ini sedang menjalankan pemeriksaan di Mapolsek Cisarua.

"Supir bus kita amankan dan saat ini sedang kita mintai keterangannya atas peristiwa kecelakaan tersebut," kata Kapolsek Cisarua, Kompol Hadi Santoso.

Hadi menuturkan peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah bus yang terparkir di area parkir Taman Wisata Matahari tiba-tiba bergerak sendiri, hingga menabrak bus lainnya dan satu orang tewas karena terjepit bus dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.

Korban bernama Tia (26) warga Kampung Jati Pilar Desa Serang, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Korban luka bernama Abim (5) merupakan anak Tia dan kondektur bus Batavia.

Peristiwa berawal saat korban bersama anaknya yang merupakan salah satu rombongan pariwisata dari TK Darul Ulum Cikarang yang akan berwisata ke Taman Wisata Matahari.

Sesaat setelah turun dari bus, korban berdua sedang jalan diantara deretan bus yang terparkir di areal parkir Taman Wisata Matahari. Saat sedang berjalan, sebuah bus pariwisata Batavia dengan nomor polisi B 4679 NL yang sedang terparkir di area agak menurun tiba-tiba bergerak sendiri.

Tia mencoba menghindar dari bus yang terus bergerak, Abim anak korban berhasil di tarik keluar oleh kondektur bus dan mengalami luka pada tangannya, sementara Tia tidak tertolong, ia terjepit diantara bus yang bergerak sendiri.

"Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, bus terparkir ditempat menurun, bus parkir tidak menggunakan rem tangan, dan kondisi porsneling dalam posisi netral," kata Kompol Hadi.

Hadi menyebutkan, peristiwa kecelakaan tersebut kini sedang ditangani oleh pihaknya. Supir dan busnya telah diamankan. Supir bus dinilai lalai dalam mengamankan kendaraanya hingga menyebabkan kecelakaan dan hilangnya nyawa seseorang.

"Supir bus kita kenai pasal 359 KUHP, karena lalai dalam bekendaraan dan menyebabkan hilangnya nyawa seseorang," katanya.

(KR-LR)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga