Magelang (ANTARA News) - Pertandingan tim tuan rumah PPSM Kartika Nusantara melawan tim tamu Persibo Bojonegoro pada laga leg pertama Piala Indonesia 2012 di Stadion Madya Kota Magelang, Rabu, diwarnai kericuhan.

Kericuhan diawali saat gol balasan PPSM Kartika Nusantara yang dicetak Luki Nur Hakim pada menit ke-61 menuai protes dari tim tamu.

Semula wasit Daryanto menyatakan sebelum terjadi gol telah terjadi pelanggaran, namun asisten wasit menyatakan tidak ada pelanggaran. Setelah mereka berunding wasit menyatakan bahwa gol PPSM Kartika Nusantara sah.

Hal tersebut mengundang protes pemain Persibo, bahkan para ofisial dan pelatih Persibo ikut protes ke tengah lapangan. Kondisi tersebut membuat penonton jengkel dan melemparkan botol plastik ke lapangan.

Akibat kericuhan tersebut, pertandingan sempat dihentikan sekitar lima menit dan pelatih Persibo, Paulo Camargo diamankan ke pinggir lapangan oleh petugas keamanan. Pada pertandingan tersebut, tim tamu Persibo berhasil menundukkan PPSM Kartika Nusantara 2-1.

Gol pertama Persibo dicetak Mekan Nasirof menit ke-43 melalui tendangan bebas sekitar dua meter dari kotak penalti dan gol kedua dicetak M Iskandar pada menit ke-89. Gol balasan PPSM diciptakan Luki Nur Hakim melalui sundulan kepala setelah memanfaatkan tendangan sudut Ichsan Sania.

Permainan kedua tim pada babak pertama terlihat kurang menarik, meskipun mereka saling menyerang, penyelesaian pemain depan kurang bagus.

Memasuki babak kedua, PPSM Kartika Nusantara yang ketinggalan 1-0 terus berusaha menekan pertahanan Persibo. Upaya tersebut menuaikan hasil pada menit ke-61 PPSM Kartika Nusantara bisa menyamakan kedudukan.

Namun, karena muncul protes dan kericuhan membuat suasana menjadi tegang, pada menit ke 87, Luki Nur Hakim mendapat kartu merah setelah sebelumnya menerima dua kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukannya.

Pada pertandingan tersebut, wasit juga mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain Persibo, Novan Setyo.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, usai pertandingan, para pemain dan ofisial Persibo sementara ditahan di tengah lapangan menunggu para penonton meninggalkan stadion.

Asisten Pelatih PPSM Kartika Nusantara, Eko Purjianto, mengatakan permainan sebanarnya berlangsung menarik, banyak peluang gol PPSM yang terbuang sia-sia.

Ia menilai kericuhan saat pertandingan akibat kepemimpinan wasit kurang tegas sehingga memicu ketidakpuasan.

"Kami menerima kekalahan ini, nanti masih ada kesempatan pada leg kedua pada pertandingan tandang," katanya.

(H018/M008)