Minggu, 21 September 2014

Kondisi hankam di perbatasan daerah Sebatik terkendali

Rabu, 20 Juni 2012 21:00 WIB | 4.350 Views
Kondisi hankam di perbatasan daerah Sebatik terkendali
SEBATIK, 2/4 - POS MARINIR. Pulau Sebatik, Kaltim yang merupakan pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia, diambil dari pesawat Casa NC-212 milik Skuadron Udara 600 Wing Udara-1 Puspenerbal, Kamis (2/4). Korps Marinir TNI AL akan menambah lima Pos Pengamanan Perbatasan baru (Sei Bajo, Sei Taiwan, Balansiku, Tembaring dan Bambangan) untuk memperkuat pertahanan dan pengamanan demi keutuhan dan kedaulatan NKRI di sekitar perairan Blok Ambalat. (FOTO ANTARA/ERIC IRENG)
Nunukan (ANTARA News)- Kondisi pertahanan dan keamanan (hankam) di wilayah perairan perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur saat masih tetap terkendali.

"Penjagaan pertahanan dan keamanan khususnya di perairan perbatasan Sebatik-Tawau Malaysia, masih tetap eksis dan kontinyu," ujar Komandan Pos TNI Angkatan Laut Sei Pancang Pulau Sebatik, Lettu Laut Nasution, di Sebatik, Rabu.

Masalah hankam, lanjut dia, belum pernah terjadi hal-hal yang mengganggu secara serius. Berkat kesigapan para personil TNI AL yang rutin menjaga perbatasan perairan. Mengenai kesiapan menjaga hankam negara kesatuan Republik Indonesia, senantiasa tetap dipertahankan sesuai norma-norma pengamanan perbatasan. Sehingga selama ini belum menemukan kendala apapun.

Terkait dengan mobilitas warga Pulau Sebatik yang menyeberang ke Tawau Malaysia ataupun warga Malaysia yang masuk melalui Pulau Sebatik, Nasution mengatakan secara umum masih landai.

Meskipun diakuinya, biasa menemukan adanya warga Malaysia yang masuk ke Pulau Sebatik tanpa menggunakan dokumen keimigrasian (paspor). Tetapi menggunakan Id Card (IC) Malaysia semacam Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Indonesia.

Apabila menemukan semacam itu, TNI AL selaku penjaga perbatasan hanya mendata dan selanjutnya diserahkan kepada pihak imigrasi.

"Masalah dokumen lintas batas kan kewenangan imigrasi, sehingga setiap menemukan warga Malaysia masuk ke Sebatik tidak menggunakan dokumen berkoordinasi dan menyerahkannya ke imigrasi," kata Nasution.

Agar kondisi keamanan perbatasan tetap terjaga dengan baik, TNI AL yang berada di Pos Sei Pancang rutin melakukan patroli laut mengitari wilayah-wilayah perbatasan perairan. Kemampuan jajaran TNI AL dalam menjaga perbatasan juga mendapat dukungan penuh dari jajaran Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) dan Satuan Marinir TNI AL.

(ANT)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca