Selasa, 29 Juli 2014

Blatter: teknologi garis gawang suatu kebutuhan

Rabu, 20 Juni 2012 21:20 WIB | 2.621 Views
Blatter: teknologi garis gawang suatu kebutuhan
Presiden FIFA Sepp Blatter menghadiri konferensi pers setelah pertemuan Komite Eksekutif FIFA di Zurich, (21/10). (FOTO.ANTARA/REUTERS/Christian Hartmann )
Jakarta (ANTARA News) - Presiden FIFA Sepp Blatter mengklaim bahwa teknologi garis-gawang "bukan lagi satu alternatif jangka panjang tapi sudah menjadi kebutuhan" menyusul komplain Ukraina yang gagal menyamakan kedudukan melawan Inggris, Rabu dinihari (WIB).

Membutuhkan kemenangan, dan tertinggal 1-0 dengan 30 menit lagi waktu tersisa dalam pertandingan Grup D, tembakan Marco Devic disapu dari belakang garis gawang oleh bek Inggris John Terry dan ofisial gagal melihat insiden yang berpotensi mengubah-permainan itu.

"Ada lima wasit di lapangan dan bola berada 50cm di belakang garis gawang. Mengapa kita membutuhkan lima ofisial?." Pelatih Ukraina Oleh Blokhin "mengamuk" setelah tuan rumah tersingkir dari Piala Eropa 2012 menyusul kekalahan di Donetsk.

Namun, tayangan ulang televisi kemudian menunjukkan bahwa Devic offside saat menerima bola, mengiring, hingga tercipta gol, dan seharusnya permainannya dihentikan sebelum striker Ukraina itu mengeksekusi dengan tembakan.

Blatter ingin beralih ke teknologi garis gawang setelah gol Frank Lampard dinyatakan tidak masuk saat Inggris dikalahkan Jerman di Piala Dunia 2010. Dalam tayangan ulang menunjukkan bola tendangan Lampard telah melewati garis gawang.

Tetapi itu gagal menyakinkan Presiden UEFA Michel Platini ketika itu, demikian ESPN melaporkan.

(*)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Top Stories
Baca Juga