Kamis, 23 Oktober 2014

Polisi tahan 11 orang terkait kasus Batam

| 2.908 Views
id bentrok antara kelompok batam, bentrok penguasaan lahan, kadiv humas polri, irjen pol Saud Usman Nasution
Polisi tahan 11 orang terkait kasus Batam
Irjen Saud Usman Nasution (FOTO ANTARA/Reno Esnir)
Dari hasil pemeriksaan petugas kita, khususnya Direskrim Polda Kepulauan Riau (Kepri) telah ditahan 11 orang yaitu enam orang dari kelompok B dan lima orang dari kelompok TF. Sedangkan untuk TF sendiri masih DPO (Daftar Pencarian Orang, red),"
Jakarta (ANTARA News) - Polisi saat ini sudah menahan 11 orang yang terkait kasus bentrok antara dua kelompok di kawasan Planet Holiday Hotel Batam, Provinsi Kepulauan Riau  pada Senin (18/6).

"Dari hasil pemeriksaan petugas kita, khususnya Direskrim Polda Kepulauan Riau (Kepri) telah ditahan 11 orang yaitu enam orang dari kelompok B dan lima orang dari kelompok TF. Sedangkan untuk TF sendiri masih DPO (Daftar Pencarian Orang, red)," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di Jakarta, Rabu.

Kelompok B diduga melakukan pembacokan dan pemukulan ada enam orang dan dari kelompok TF ada lima orang yang diduga ikut merusak kaca hotel, ujarnya.

"TF yang memimpin dan jadi DPO, sedangkan B sudah jadi salah satu tersangka yang melakukan penganiayaan serta menikam," kata Saud, menjelaskan.

Akibat bentrok dua kelompok tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, korban berinisial JS (28 tahun), sedang yang mengalami luka berat sebanyak dua orang namun saat ini kondisinya sudah mulai membaik, sedangkan luka ringan sebanyak delapan orang, katanya.

Para korban yang mengalami luka yang dirawat di rumah sakit akibat kerusuhan dirawat di RS Harapan Bunda, RS Budi Kemulyaan, dan RS Elisabeth Batam.

Kerusuhan tersebut dipicu sengketa lahan seluas 3,7 hektare di kawasan Batumerah, Batuampar, Kota Batam, antara dua kelompok massa yang pekan lalu telah diputuskan oleh Pengadilan negeri Batam. Namun pihak yang kalah mengajukan kasus tersebut ke Pengadilan Tinggi Kepri.

"Situasi di Batam saat ini berjalan aman dan tertib serta normal kembali, sedangkan proses perdata sengketa lahan nantinya akan berlanjut sesuai dengan proses hukum yang ada," kata Saud.
(S035/N005)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga