Minggu, 21 September 2014

Bom bunuh diri guncang Khost, 18 orang tewas

Kamis, 21 Juni 2012 08:11 WIB | 2.836 Views
Bom bunuh diri guncang Khost, 18 orang tewas
- (ist)
Khost, Afghanistan (ANTARA News) - Sebuah bom bunuh diri mengguncang kota Khost ibu kota Provinsi Khost 150 kilometer tenggara Kabul, Rabu, menewaskan 18 orang termasuk penyerang dan melukai 35 lainnya, kata sumber-sumber rumah sakit.

"Sebelas mayat dan 15 korban cedera telah dibawa ke Rumah Sakit Sipil di kota Khost," kata kepala rumah sakit sipil di kota Khost, Abdul Majid mengatakan kepada Xinhua.

Sementara itu, beberapa orang yang tewas dan terluka telah dibawa ke rumah sakit swasta di sana.

"Kami telah menerima enam mayat termasuk dua polisi dan 20 orang terluka kebanyakan warga sipil," kata Badri Gul, seorang dokter di rumah sakit swasta, kepada Xinhua.

Di sisi lain, Sardar Mohammad Zazai, kepala polisi Provinsi Khost, mengatakan, pelaku pemboman mengendarai sepeda motor dan meledakkan dirinya dekat sebuah konvoi militer.

Dia tidak berkomentar mengenai korban. Lebih lanjut, ia mengatakan pelaku pemboman itu tewas dalam ledakan itu.

"Terlalu dini untuk berkomentar mengenai korban," kata Zazai, dan menambahkan penyelidikan sedang berlangsung.

Warga setempat mengatakan serangan yang terjadi sekitar pukul 12.00 siang saat konvoi pasukan asing melewati daerah Faiz Mohammad Khan di kota Khost.

Sebelumnya, aksi pemboman bunuh diri dengan sepeda motor menyerang satu patroli pasukan Afghanistan-NATO di kota Khost Rabu itu diwartakan menewaskan 11 warga Afghanistan.

Tujuh belas orang lainnya cedera akibat ledakan bom di kota timur itu dekat perbatasan dengan Pakistan, tempat berpangkalan gerilyawan Taliban dan kelompok garis keras lainnya dalam memerangi pasukan NATO pimpinan Amerika.

Amir Padsha, direktur rumah sakit kota Khost mengatakan mereka yang tewas itu termasuk tiga personil polisi dan delapan warga sipil,

Juru bicara kementerian dalam negeri Sediq Sediqqi mengatakan bom itu ditargetkan pada satu patroli gabungan pasukan Afghanistan dan NATO melewati kota itu.

Tidak ada segera yang mengaku bertanggung jawab tetapi Sediqqi menuduh aksi itu dilakukan "musuh-musuh Afghanistan", satu istilah yang biasanya digunakan oleh para pejabat Afghanistan mengacu pada Taliban.

Khost adalah salah satu dari daerah-daerah paling rusuh di Afghanistan. Taliban melancarkan pemberontakan berdarah terhadap pemerintah Presiden Hamid Karzai yang didukung Barat sejak kelompok garis keras itu digulingkan dari kekuasaan dalam satu invasi pimpinan AS tahun 2002.

Jaringan Haqqani, satu kelompok garis keras yang dekat dengan Al Qaida dituduh atas sebagian besar serangan gerilyawan yang paling banyak menimbulkan korban jiwa di Afghanistan, khususnya aktif di provinsi perbatasan itu.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga