Jakarta (ANTARA News) - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) bersama unsur TNI menggelar apel pasukan gabungan dalam rangka persiapan pengamanan Pilkada DKI Jakarta 2012.

Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Untung S Rajab di Jakarta, Kamis, mengatakan gelar pasukan ini bertujuan untuk melihat kesiapan personel menghadapi situasi keamanan saat pilkada.

"Kita ketahui Jakarta sebagai ibu kota negara, pusat segalanya, jadi punya spesifikasi dalam pengamanan," katanya.

Polda Metro Jaya bersama unsur TNI dibantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mengerahkan sekitar 40.356 personel, guna mengamankan pilkada ini.

Pengamanan meliputi seluruh tahapan pilkada seperti pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), kampanye, hingga pemungutan suara yang akan berlangsung pada 11 Juli 2012.

Saat gelar pasukan, Polda Metro Jaya juga melakukan simulasi pengamanan dengan skenario terjadi unjuk rasa yang berujung ricuh.

Petugas terlihat mengatasi aksi unjuk rasa, mulai dari tindakan preventif hingga membubarkan konsentrasi massa dengan menggunakan water cannon dan gas air mata.

Dalam kesempatan itu, Untung juga mengajak seluruh masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya, menggunakan hak pilihnya dan ikut serta menjaga keamanan selama pilkada.

(T014/R007)