Kamis, 30 Oktober 2014

Ceko tersisih dengan kepala tegak

| 3.832 Views
id ceko vs portugal, perempatfinal, cristiano ronaldo, susunan pemain, bruno alves, mouthino, michal bilek
Ceko tersisih dengan kepala tegak
Pelatih Ceko Michal Bilek pada jumpa pers usai laga Ceko versus Portugal pada perempatfinal Piala Eropa 2012 yang dimenangi Portugal (AFP)
Kami menghadapi lawan yang lebih berbahaya dan mereka memiliki banyak peluang"
Warsawa (ANTARA News) - Pelatih Republik Ceko Michal Bilek memuji pemainnya dan menyebut mereka bisa meninggalkan arena Euro 2012 dengan kepala tegak. Dia juga mengakui Portugal memang lebih baik dari Ceko dini hari tadi.

Ceko memang tidak menguasai laga di National Stadium Warsawa itu di mana satu gol dari Cristiano Ronaldo di menit 79 telah mengantarkan Selecao ke semifinal melawan Prancis atau Spanyol.

Bilek mengaku kecewa oleh kekalahan timnya yang merupakan racikan pemain muda dengan pemain berpengalaman, minus pemain penting yang jadi playmaker, gelandang Tomas Rosicky.

"Segera setelah pertandingan tadi kami kecewa karena kami kalah," kata Bilek. " Kami sungguh menanti bermain di semifinal serta final dan kami ingin itu terjadi.

"Kami bermain bagus di turnamen ini.  Kami menghadapi lawan yang lebih berbahaya dan mereka memiliki banyak peluang. Saya ingin berterimakasih kepada punggawa-punggawa saya untuk performa mereka."

Ceko telah bertemu Portugal enam kali di berbagai turnamen besar, termasuk perempatfinal Euro 96, manakala sebuah gol dari Karel Poborsky mengantarkan mereka ke semifinal dan kemudian mencapai final lalu kalah dari Jerman.

Tapi dengan anggota skuad yang minus nama-nama besar, kecuali kiper Chelsea sekaligus kapten tim Petr Cech dan pemain Arsenal Thomas Rosicky serta penyerang masa depan Vaclav Pilar, tak banyak pilihan yang dimiliki Bilek.

Pelatih berusia 47 ini menggambarkan masa kepelatihannya sebagai komidi putar. Dia mengakui pencapaiannya melebihi ekspektasinya di mana timnya menunjukkan karakter hebat setelah bangkit dari kekalahan besar 1-4 dari Rusia.

"Jika saat itu ada yang bilang bahwa kami akan mencapai perempatfinal Euro saat itu...Saya tak akan mempercainya.  Tapi saya paham tim saya. Mereka kuat dan saya tahu mereka bagus," kata Bilek yang pernah diancam mundur Oktober lalu.

"Selama dua tahun terakhir kami membangun tim yang punya kualitas-kualitas terbaik dan saya senang kami membangunnya lebih jauh, khususnya setelah laga pertama lalu.  Kami berhasil menunjukkan karakter dan kekuatan kami.

"Kami selalu merindukan (Rosicky) ketika kami tidak sedang bermain karena dia adalah pemain yang tak tergantikan, namun keseluruhan tim memiliki karakter luar biasa.  Kami berhasil melaju dan saya mesti bilang bahwa saya bangga pada tim saya."

Bilek mengakui irama permainan timnya berubah di babak pertama, karena para pemain kelelahan sehingga Portugal dengan mudah menembus pertahanan Ceko.

"Kami tidak pernah selelah itu setelah laga melawan Polandia (Sabtu lalu).  Tapi memang sulit bermain tanpa bola.  Anda kehilangan kekuatan secara fisik maupun mental.  Itulah mengapa lawan mengambil keuntungan. Mereka tahu bagaimana mengendalikan bola, itulah persoalannya."

Penerjemah: Jafar M Sidik

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Top News
Baca Juga