Senin, 20 Oktober 2014

Taliban serang satu hotel di Kabul, empat orang tewas

| 2.118 Views
id taliban, afghanistan, gerilyawan taliban
Kabul (ANTARA News) - Gerilyawan Taliban bersenjatakan roket-roket dan senapan-senapan otomatis melancarkan serangan bunuh diri ke sebuah hotel di Kabul Jumat menewaskan setidaknya empat orang dan menyandera sejumlah orang lainnya.

Pasukan keamanan Afghanistan dan tentara koalisi menanggapi serangan di Danau Qarha di pinggiran ibu kota Afghanistan itu, kata seorang juru bicara Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang berada dibawah komando NATO.

Pasukan keamanan melancarkan operasi untuk menghentikan serangan gerilyawan itu sekitar pukul 05.30 waktu setempat (08.00 WIB), kata polisi, sementara pertempuran masih berlangsung beberapa jam kemudian.

Seorang juru foto AFP di lokasi itu mendengar ledakan-ledakan kuat dan suara tembakan senjata otomatis dan melihat dua helikopter NATO terbang rendah.

Hanya beberapa jam sebelum serangan itu, Presiden Hamid Karzai memperingatkan serangan-serangan terhadap polisi lokal dan tentara meningkat saat mereka bersiap-siap mengambil alih tugas keamanan apabila pasukan tempur NATO meninggalkan negara itu tahun 2014.

Juru bicara kementerian dalam negeri Sediq Sediqqi mengatakan tiga penjaga keamanan hotel itu dan setidaknya seorang personel polisi tewas, sementara sejumlah warga sipil yang disandera oleh pihak gerilyawan dibebaskan, kendatipun tidak disebutkan berapa jumlah mereka.

"Kami tidak tahu secara pasti jumlah korban sipil. Empat atau lima penyerang bunuh diri terlibat dalam serangan itu. Dua dari mereka tewas dan tiga lainnya masih melakukan perlawanan," katanya kepada AFP.

Taliban, yang melancarkan pemberontakan berdarah 10 tahun terhadap pemerintah Karzai dukungan Barat, mengklaim bertanggung jawab atas serangan di hotel itu.

"Para mujahiddin (pejuang suci) kami Kamis malam menyerang hotel ini karena banyak pejabat penting dari kedubes-kedubes, ISAF dan pemerintah Kabul berkumpul di sini setiap Kamis untuk bersantai, minum dan prostitusi," kata Zabihullah Mujahid, juru bicara gerilyawan itu kepada AFP.

Serangan itu dimulai sekitar pukul 23.30 waktu setempat (02.00 WIB Jumat), kata Muhammad Zahir, kepala bagian penyelidikan kejahatan kepolisian Kabul, ketika para penyerang bunuh diri yang bersenjatakan roket-roket dan senapan-senapan Kalashnikov menyerbu satu lokasi pertemuan di Hotel Spozhmai.

Setidaknya seorang dari para penyerang itu meledakkan bom yang dibawanya, kata Zahir.

Qargha terletak sekitar 10km dari Kabul dan cuaca yang dan tumbuhan-tumbuhan yang hijau membuatnya menjadi satu tempat piknik yang populer bagi para warga Kabul.

Danau itu dikelilingi oleh hotel-hotel, restoran-restoran dan ruang-ruang untuk digunakan sebagai acara perkawinan.

Aksi kekerasan Taliban meningkat dalam beberapa hari belakangan ini dengan serangan-serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer NATO dan Afghanistan.

Serangan terbesar pekan ini terjadi Rabu ketika seorang pembom bunuh diri yang mengendarai sepeda motor menyerang satu patroli NATO-Afghanistan di kota Khost di bagian timur negara itu, dekat perbatasan Pakistan menewaskan 21 orang termasuk tiga tentara Amerika Serikat.

Serangan terhadap hotel itu akan meningkatkan kekhawatiran pada keamanan saat NATO bersiap-siap untuk menyerahkan tanggung jawab keamanan kepada pasukan Afghanistan dan menarik sebgian besar dari 130.000 tentaranya.

Karzai Kamis mengakui pemerintahnya dan sekutu-sekutu Baratnya gagal mewujudkan perdamaian di Afghanistan, yang mengalami konflik hampir terus menerus selama tiga dasawarsa belakangan ini, dengan mengatakan "negara kita tidak aman, rumah-rumah kita, rakyat kita tidak aman".

Pada April pihak gerilyawan melancarkan serangan-serangan terkoordinasi terhadap kantor-kantor pemerintah, kedubes-kedubes dan pangkalan-pangkalan militer asing di Kabul dalam serangan terbesar di ibu kota Afghanistan dalam 10 tahun perang, demikian AFP melaporkan.

(H-RN)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga