Jakarta (ANTARA News) - Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Hendi Prio Santoso menilai informasi yang beredar di masyarakat tentang kenaikan harga gas perlu diluruskan.

"Jadi, ini bukan kenaikan, tetapi penyesuaian. Penyesuaian harga ini sudah disampaikan pada sekitar akhir April atau awal Mei 2012 dan berlaku secara efektif sejak 15 Mei tahun ini," kata Hendi.

Hendi menuturkan PGN telah melakukan sosialisasi kepada asosiasi pelanggan mulai dari sebelum disampaikannya pengumuman tersebut.

"Sosialiasi itu sudah kami lakukan secara intensif, yakni sejak adanya kepastian akan ada penyesuaian di hulu dari BPH Migas, tepatnya pada awal Juli tahun lalu," kata Hendi.

Hendi mengungkapkan PGN juga telah menyampaikan rencana penyesuaian harga gas kepada pemerintah.

"Pemerintah memang memerlukan pendapatan tambahan karena batalnya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Sehingga ada indikasi bahwa produksi akan ditambah," ujar Hendi.

Menurut Hendi, PGN telah memperoleh banyak masukan dari pelanggan, termasuk diantaranya persoalan mengenai kurangnya pasokan gas.

"Mereka (para pelanggan) memerlukan tambahan alokasi, kestabilan pasokan gas serta alokasi yang sama dengan sektor lain," ujar Hendi.

Hendi menambahkan penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari misi pemerintah guna memperolah dana untuk menutupi kekurangan subsidi BBM.
(R027)