Selasa, 29 Juli 2014

Alonso tambah kegembiraan warga Spanyol

Senin, 25 Juni 2012 00:56 WIB | 3.831 Views
Alonso tambah kegembiraan warga Spanyol
Pembalap Formula 1 Ferrari asal Spanyol Fernando Alonso dan krunya (REUTERS/Ahmed Jadallah)
Valencia (ANTARA News) - Pahlawan lokal, Fernando Alonso, memberi tambahan kegembiraan bagi warga Spanyol pada Minggu, ketika ia menjadi pebalap pertama yang memenangi dua balap Formula Satu musim ini, dengan memacu Ferrari-nya untuk meraih kemenangan di Grand Prix Eropa.

Kurang dari 24 jam setelah tim sepak bola Spanyol mengamankan tempat di semifinal Piala Eropa 2012, pebalap yang telah dua kali menjadi juara dunia ini memberi penonton yang memadati alasan lain untuk berpesta bagi para penonton di Valencia, lapor AFP.

Alonso, yang membentangkan bendera Spanyol saat ia merayakan kemenangan, menjadi pemenang balap dengan mengungguli pebalap peringkat kedua, Kimi Raikkonen dari Lotus, dan peringkat ketiga, Michael Schumacer dari Mercedes.

Pebalap Red Bull, Mark Webber, yang memulai balap dari posisi ke-19, menghuni peringkat keempat dengan mengungguli Nico Hulkenberg dan Nico Rosberg, yang menduduki peringkat keenam untuk Mercedes.

"Saya tidak dapat berkata-kata mengenai perasaan istimewa karena memenangi Grand Prix di kandang sendiri," kata Alonso, yang memiliki nama keluarga sama seperti Xabi Alonso, pesepak bola yang mencetak dua gol untuk membawa Spanyol mengalahkan Prancis di perempat final Piala Eropa 2012.

Ia menambahkan, "Ini unik dan istimewa."

"Tribun penonton penuh dengan warna dan bendera-bendera Spanyol dan setelah para pesepak bola menang di Piala Eropa 2012, saya merasa sangat bangga menjadi orang Spanyol pada saat ini. Ini mungkin merupakan kemenangan terbaik yang pernah saya miliki."

Kemenangan Alonso membuat dirinya melonjak ke posisi teratas di klasemen pebalap, dengan 111 poin mengungguli Webber (91 poin), dan Hamilton (88) yang sekarang berada di posisi ketiga di klasemen.

Kepala tim Ferrari, Stefano Domenicali, sangat gembira dan berkata, "Ini merupakan balap yang sukar dipercaya dan, bagi saya, penting bagi kami untuk mempertahankan kecepatan."

"Kompetitor-kompetitor utama kami kehilangan beberapa poin penting, dan saya sangat bahagia untuk Fernando, ini merupakan performa luar biasa."

Pada sore yang panas terik di sirkuit jalanan yang dibuat di pelabuhan Mediterranean di kota wilayah Timur Spanyol, balap ini diwarnai beberapa insiden, dengan Lewis Hamilton dari McLaren harus tersisih keluar setelah bertabrakan di lap terakhir dengan pastor Maldonado dari Williams.

Hamilton yang frustrasi melempar setirnya dari mobil dan bergegas berjalan kaki menuju pitnya sambil mengenakan helm meski suhu udara sangat panas.

Meski jelas-jelas kecewa, pebalap Inggris itu menggigit lidahnya dan berkata, "Hari yang berat di kantor namun anda harus menghadapinya."

"Kami menatap ke depan untuk membalap di Silverstone, namun kami memiliki hari yang buruk pada hari ini."

Maldonado, yang terlibat tabrakan dengan Hamilton pada musim lalu berkata, "Ia mencoba untuk menyingkirkan saya di trek, dan ia tidak memberiku ruang."

"Saya melompati tepi jalan, dan tidak dapat menghindari kecelakaan. Saya tidak tahu mengapa ia mengemudi seperti itu. Ia mencoba melakukan pergerakan yang sangat agresif terhadapku."

Insiden tersebut membuat Schumacher (43) dapat naik ke posisi tiga besar, ia menjadi pebalap tertua yang mengisi podium sejak Jack Brabham asal Australia, pada 1970, ketika ia berusia 44 tahun.

Ini merupakan podium pertama bagi veteran Jerman tersebut sejak ia kembali membalap dengan Mercedes pada 2010.

Schumacher berkata, "Saya tidak memikirkan podium sama sekali. Saya bertanya kepada orang-orangku di akhir balap, di mana saya menyelesaikan (balap), dan ketika mereka mengatakan saya berada di posisi ketiga, saya tidak dapat mempercayainya. Anda kehilangan hitungan di mana anda berada, terjadi kesibukan di akhir balap."

Juara bertahan, Sebastian Vettel, dari Red Bull terpaksa mengundurkan diri setelah mendominasi sebagian besar balap, setelah memulai balap dari posisi terdepan, demikian juga penantang terdekatnya, Romain Grosjean dari Lotus.

Vettel, yang menyudahi balap di lap ke-35, berkata, "Kami tidak tahu apa yang terjadi. Saya kehilangan kendali dan kemudian mesin tiba-tiba mati. Kami tidak tahu apa masalahnya." (RF/I015)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga