Jumat, 19 September 2014

Harimau Sumatera mati terjerat di Riau

Senin, 25 Juni 2012 18:15 WIB | 5.756 Views
Harimau Sumatera mati terjerat di Riau
Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), satwa dilindungi yang populasinya terus berkurang. (FOTO ANTARA/Saptono)
Pekanbaru (ANTARA News) - Seekor harimau Sumatera mati terjerat di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

"Saya dapat informasi harimau yang mati sudah dewasa," kata Kepala Bidang Konservasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Syahimin, ketika dihubungi dari Pekanbaru, Senin.

Menurut Syahimin, harimau itu mati di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir. BBKSDA Riau mendapat laporan pada hari ini, dan berencana segera melakukan verifikasi ke lapangan.

"Tim kami belum ke sana, besok segera kami akan mengeceknya ke lapangan," katanya.

Menurut informasi, kata Syahimin, harimau malang itu mati akibat dijerat warga setempat. Belum jelas motif warga menjerat satwa yang dilindungi itu.

Selain itu, Syahimin juga belum bisa memastikan jenis kelamin dan usia harimau tersebut.

"Kabarnya warga sudah mengubur bangkai harimau itu," kata Syahimin.

Ia memperkirakan, lokasi kasus itu berada di wilayah jelajah (home range) harimau yang ada di daerah pencadangan konservasi harimau Sumatera di Senepis, Rohil.

"Kemungkinan itu masuk dalam wilayah jelajah harimau Senepis," ujarnya.

Konflik harimau Sumatera versus manusia di Riau hingga kini masih marak karena lokasi hutan terus berkurang menjadi perkebunan kelapa sawit.

Pada Mei silam, seekor harimau sempat terjerat di Kabupaten Pelalawan, Riau, dan sempat menerkam seorang petani. Namun dipastikan insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa.

(F012)

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga