Semarang (ANTARA News) - Wakil Ketua Umum PB PBSI Sabar Yudo Saroso mengatakan induk organisasi olahraga bulu tangkis di Tanah Air mengincar pemain potensial melalui ajang sirkuit nasional (sirnas).

Sabar Yudo Saroso pada wartawan usai membuka Sirnas Jawa Tengah di Semarang, Senin, mengatakan, PB PBSI telah menyebar tim pemandu bakat di setiap sirnas untuk memantau pemain-pemain yang memang cukup potensial.

"Setiap tahun pelatnas Cipayung memang selalu menggelar seleksi untuk pemain baru dan mereka-mereka yang kami panggil memang biasanya kita pantau melalui event nasional seperti sirnas ini," katanya.

Menurut dia, jika memang PB PBSI mendapatkan pemain yang benar-benar cukup potensial bukan tidak mungkin pemain tersebut akan langsung masuk pelatnas di Cipayung tanpa melalui program tahunan (seleksi).

"Contoh seperti Hayom (Dionysius Hayom Rumbaka) yang bergabung dengan pelatnas tanpa melalui program tahunan. Memang kalau kita lihat ada pemain yang menonjol sekali dan disesuaikan dengan kebutuhan maka tinggal kita panggil," katanya.

Pada sirnas di Semarang ini, pelatnas menurunkan 24 pemain kelompok pratama. "Event-event nasional seperti ini memang kita gunakan untuk menjajal kemampuan atlet pelatnas, sejauh mana kemajuan mereka selama berlatih," katanya.

Pada hari pertama pelaksanaan sirnas ini memainkan sebanyak 292 pertandingan untuk babak kualifikasi. Dari jumlah itu, kelompok remaja memainkan 163 pertandingan.

"Animo peserta Sirnas Jateng kali ini cukup luar biasa dan ini dibuktikan dengan total jumlah peserta. Kalau pada tahun lalu hanya diikuti 1.386 pemain sekarang ini diikuti 1.554 pemain," katanya.

Selain klub-klub besar seperti Jayaraya, Djarum Kudus, Tangkas Alfamart, SGS PLN Bandung, dan lain sebagainya, Sirnas ini juga diikuti beberapa klub asal Kota Semarang seperti Pendowo, Sehat, Matahari Terbit, Altrec, Bintang Perkasa, Hi-Qua Wijaya, Tri Star BAC, maupun Tugu Muda. (H015/M028)