18 finalis Abang None Jakarta siap bertanding

Senin, 25 Juni 2012 21:33 WIB | 3977 Views

18 finalis Abang None Jakarta siap bertanding

Ilustrasi Abang None Jakarta. Para pemenang tiga besar Abnon di enam wilayah Jakarta telah mengikuti karantina di Hotel Sultan, sejak tanggal 17 Juni silam dan malam final berlangsung pada 3 Juli 2012. (ANTARA/Teresia May)

Peran Abnon dari tahun ke tahun semakin besar sehingga pembekalan dan pelatihan yang disesuaikan kebutuhan sebagai duta wisata dan budaya di Ibukota. Abnon Jakarta bukanlah pajangan belaka, melainkan mengemban tugas yang amat berat dalam mempromosika
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Sebanyak 18 pasangan perwakilan dari lima kotamadya dan satu kabupaten administrasi akan bertarung kemampuan bakat dan intelektualitas pada final pemilihan Abang dan None Jakarta Tahun 2012.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI, Arie Budhiman di jakarta, Senin mengatakan ajang pemilihan Abnon Jakarta merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan sudah sebanyak 42 kali.

"Kami gembira acara Abnon terus terlaksana secara konsisten tidak pernah berhenti. Alhasil, peserta yang mengikuti festival tersebut meningkat setiap tahun," kata Arie kepada wartawan, Senin.

Sebanyak 18 pasangan Abnon Jakarta terpilih dari sekitar 1.854 peserta yang telah mendaftar dan melewati berbagai penyisihan. "Jumlah peserta Abnon tahun ini meningkat 14,94 persen dari tahun 2011 yang mencapai 1.613 peserta," ujarnya.

Arie menjelaskan para pemenang tiga besar di enam wilayah Jakarta tersebut telah mengikuti karantina di Hotel Sultan sejak tanggal 17 Juni silam dan malam final berlangsung pada 3 Juli 2012.

"Para panelis akan mengikuti pembekalan dan pelatihan sebagai persiapan menjadi Duta Wisata dan Budaya yang handal," jelasnya.

Diharapkan pula, lanjut Arie, Abnon Jakarta menjadi teladan bagi generasi muda untuk turut membangun Jakarta.

"Peran Abnon dari tahun ke tahun semakin besar sehingga pembekalan dan pelatihan yang disesuaikan kebutuhan sebagai duta wisata dan budaya di Ibukota. Abnon Jakarta bukanlah pajangan belaka, melainkan mengemban tugas yang amat berat dalam mempromosikan Jakarta," ujarnya.

Dewan juri terdiri dari pakar sejarah Jakarta dan Budaya Betawi, Rusdi Saleh; pakar kecantikan dan tata busana, Maudy Koesnady; pakar pemerintahan dan pengetahuan umum, Robert P Silalah; pakar public relation dan marketing, Hermawan Kertajaya; pakar etika dan kepribadian, Prita Kemal Gani, pakar kepariwisataan dan bahasa asing, Titi Koesoemo dan pakar psikologi, Surasti Nurdadi.

"Dalam penilaian juri nanti, akan dilihat juga kemampuan berbahasa asing, minimal bahasa Inggris. Kalau punya tambahan bahasa asing lainnya, itu lebih bagus. Tetapi yang paling penting adalah panelis harus menguasai bahasa Indonesia yang baik dan benar," ujarnya.

Sementara pakar sejarah Jakarta dan Budaya Betawi, Rusdi Saleh menuturkan, penilaian tingkat provinsi melalui empat tahap yaitu wawancara. Setiap abnon akan dihadapkan ke dewan juri dan akan diuji kemampuan masing-masing.

Tahap kedua penilaian penampilan, keserasian dan pengetahuan seputar busana. Tahap ketiga, penilaian diskusi kelompok untuk menilai pengetahuan umum dan kerja sama antar Abnon.

"Dan tahap keempat, adalah malam final yang dinilai langsung juri dan masyarakat," tuturnya.

Rusdi menegaskan, peminat ajang pemilihan Abnon Jakarta tahun ini justru bukan dari pemuda keturunan Betawi.

Dari 18 pasangan atau 36 peserta Abnon, ternyata hanya sebanyak dua peserta yang Betawi asli. "Jika tahun sebelumnya, peserta yang masuk final banyak yang asli Betawi. Namun, tahun ini hanya dua orang saja. Tapi saya justru gembira, karena kebudayaan Betawi sudah diminati masyarakat Jakarta. Ini sangat menggembirakan," tambahnya.

(ANT)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

"Si Unyil" akan hadir dalam bentuk film animasi

Film boneka "Si Unyil" akan diproduksi dalam bentuk animasi, yang diharapkan mampu bersaing dengan serial animasi dari ...

Pengalaman mengadopsi Jerapah di Kenya

Pengalaman mengadopsi Jerapah di Kenya"Saya enggak cuma megang jerapah, bahkan saya cium jerapahnya juga," kata Satrio Wicaksono, saat menceritakan ...

Judika siapkan album baru

Judika siapkan album baruPenyanyi Judika kini sedang mempersiapkan albumnya yang terbaru, yang merupakan albul kelimanya.Tahun lalu Judika ...