Rabu, 30 Juli 2014

Fatah berharap rekonsiliasi jadi agenda presiden baru Mesir

Selasa, 26 Juni 2012 15:40 WIB | 2.299 Views
Ramallah (ANTARA News) - Para pejabat di kubu Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmud Abbas  berharap rekonsiliasi antar pihak di Palestina akan tetap menjadi agenda Presiden Mesir Mohamed Moursi yang baru terpilih.

Azzam el-Ahmed, satu di antara para pejabat itu, mengatakan kepada Radio Suara Palestina bahwa Ikhwanul Muslimin, di mana Moursi adalah kandidatnya, sudah menyatakan kepada Fatah tentang keinginannya  "menyelesaikan rekonsiliasi Palestina."

"Kami sedang menunggu kepemimpinan Mesir untuk menyelesaikan masa transisi dan alih kekuasaan kepada presiden baru supaya bisa melanjutkan kontak mengenai rekonsiliasi," kata el-Ahmed seperti dikutip Xinhua.

Fatah dan gerakan Islam HAMAS, yang menguasai Jalur Gaza, telah mencapai pemahaman yang ditengahi Mesir, selain pemahaman rekonsiliasi yang dicapai di Qatar pada 6 Februari.

Para pemimpin kedua gerakan telah mengadakan tiga pertemuan terakhir mereka untuk menyetujui operasi Komisi Pemilihan Pusat Palestina di Gaza, dan membentuk pemerintah persatuan sementara yang dipimpin oleh Abbas.

Deklarasi pembentukan pemerintah persatuan baru diperkirakan akan dibuat di Kairo pada 20 Juni, tetapi ditunda sampai akhir pemilihan presiden Mesir.

(H-AK)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga