Rabu, 30 Juli 2014

Pelestari terumbu karang Bali terima penghargaan UNDP

Selasa, 26 Juni 2012 16:11 WIB | 5.577 Views
Pelestari terumbu karang Bali terima penghargaan UNDP
Terumbu karang, yang menjadi tempat hidup aneka jenis ikan, sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan termasuk perubahan suhu, salinitas dan sedimentasi.(ANTARA/Rosa Panggabean)
Tabanan (ANTARA News) - Yayasan Karang Lestari di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, mendapat dua penghargaan dari program pembangunan PBB (UNDP) karena dinilai berhasil melakukan upaya pelestarian terumbu karang.

Ketua sekaligus pendiri Yayasan Karang Lestari, I Gusti Agung Prana, di Tabanan, Selasa, penghargaan yang terdiri atas The Equator Prize dan UNDP Special Award itu diserahkan di Rio de Janeiro, Brazil, tanggal 20 Juni lalu.

UNDP memberikan penghargaan The Equator Prize kepada yayasan itu atas usaha mereka menjalankan program pelestarian terumbu karang berbasis masyarakat. Sedang penghargaan khusus UNDP diberikan atas keterlibatan yayasan dalam pengelolaan sumber daya laut dan terumbu karang.

Penilaian itu, menurut Prana, diberikan berdasar penilaian yang dilakukan oleh UNDP. "Mereka yang datang memantau kebanyakan datang diam-diam dan tanpa sepengetahuan kami, sekaligus memantau lapangan secara langsung," katanya.

Yayasan Karang Lestari mulai melaksanakan program penyelamatan terumbu karang tahun 1990, setelah melihat kondisi ekonomi di Desa Pemuteran yang makin buruk akibat kerusakan ekosistem terumbu karang.

Yayasan itu melakukan upaya untuk menstimulir pertumbuhan terumbu karang dan mengembalikan keseimbangan biota laut di Pemuteran. Tahun 2001 upaya itu menunjukkan hasil, membuat Teluk Pemuteran punya kawasan taman terumbu karang dan kini jadi kawasan ekowisata.

Hukum adat (awig-awig) di Desa Pemuteran, kata Prana, juga diterapkan untuk memayungi program ekowisata dan pemeliharaan terumbu karang.

"Penghargaan ini kami harap dapat lebih memotivasi dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.

"Mudah-mudahan terumbu karang dan keindahannya bisa terus terjaga kelestariannya. Demikian juga dengan program pemberdayaan masyarakat pesisir," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng Nyoman Sutrisna.

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga