Jumat, 22 Agustus 2014

Dicari ... 1,3 juta kantong/tahun

Selasa, 26 Juni 2012 17:03 WIB | 3.514 Views
Dicari ... 1,3 juta kantong/tahun
Kantong darah (FOTO ANTARA/Agus Bebeng)
Jakarta (ANTARA News) - Masih minimnya jumlah pendonor darah membuat Palang Merah Indonesia (PMI) masih mengalami kekurangan pasokan darah hingga 1,3 juta kantong per tahun dari total kebutuhan yang mencapai 4,4 juta kantong darah.

"WHO memperkirakan pasokan darah minimal sebesar 2 persen dari jumlah penduduk atau sekitar 4,4 juta kantong darah. Tahun 2010 lalu darah yang terkumpul dari para pendonor hanya 3,1 juta kantong. Kesenjangan ini dapat menimbulkan tentunya masalah yang signifikan dalam upaya pemeliharaan pemeliharaan kesehatan masyarakat Indonesia," ujar Anggota Pengurus Pusat PMI Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial, RS dan Unit Donor Darah, Linda Lukitari Waseso dalam jumpa pers memperingati Hari Donor Darah Sedunia di Gedung PMI Pusat Jakarta, Selasa.

Linda menyebut untuk kota-kota besar seperti Jakarta, pasokan darah sebenarnya sudah mencukupi tapi harus berbagi dengan daerah sekitarnya seperti Bogor, Bekasi, Tangerang dan Depok yang jumlah pendonornya masih kurang.

"Jadi terlihat seperti ada kekurangan, tapi bukan krisis," kata Linda.

Dari jumlah pendonor yang menyumbangkan darahnya, sekitar 83 persen adalah pendonor sukarela, selain itu juga ada yang disebut donor pengganti, yaitu mereka yang mendonor saat anggota keluarganya mengalami kesulitan," ujarnya.

Namun Linda menyebut jumlah pendonor sukarela itu harus ditambah sehingga kondisi darurat yang membutuhkan donor pengganti dapat diminimalisasi.

Satu kantong darah dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu darah segar, trombosit dan plasma darah tergantung dari kebutuhan pasien.

Sedangkan biaya untuk memproses satu kantong darah disebut Linda adalah sebesar Rp250 ribu, dengan subsidi dari pemerintah dari biaya sebelumnya Rp286 ribu per kantong.

Sejak tahun 2004, WHO menetapkan tanggal 14 Juni sebagai Hari Donor Darah Sedunia sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kemanusiaan yang bisa menyelamatkan nyawa tersebut.
(A043)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga