Sabtu, 20 September 2014

Ke dokter umum dulu, baru spesialis

Selasa, 26 Juni 2012 19:10 WIB | 3.003 Views
Ke dokter umum dulu, baru spesialis
Ilustrasi (grafis)
Jakarta (ANTARA News) - Tempat pertama yang seharusnya dituju masyarakat dalam memeriksakan kondisi kesehatannya adalah dokter umum di Puskesmas dan klinik, kata Dr. Gatot Soetono, MPH dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia. (IDI) di Jakarta, baru-baru ini.

"Ini karena persepsi masyarakat tentang posisi dokter umum masih sangat rendah sehingga orientasi masyarakat beralih pada dokter spesialis dan rumah sakit," kata Ketua Bidang Pengembangan Sistem Pelayanan Kedokteran Terpadu dengan Sistem Rujukan PB IDI ini dalam diskusi RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Gatot juga mengkritik pelayanan kesehatan primer di Indonesia yang disebutnya belum berjalan dengan baik.

Senada dengan Gatot, Direktur Utama Asuransi Kesehatan I Gede Subawa mengkhawatirkan tidak berjalan baiknya pelayanan kesehatan primer akan mempengaruhi sistem jaminan sosial (BPJS). 

"Rumah sakit akan kewalahan, biaya meningkat, premi BPJS yang seharusnya dapat membantu akhirnya juga tidak mencukupi. Padahal sakit mereka cukup ditangani oleh dokter primer," ujar Gede. 

Untuk mengatasi soal ini pakar-pakar kesehatan mendesak pemerintah memasukkan pelayanan kesehatan primer ke sistem pendidikan kedokteran sehingga dokter-dokter baru terlatih sebagai dokter pelayanan kesehatan primer di puskesmas atau di klinik-klinik. 

"Hal ini karena para dokter muda lebih beorientasi menjadi spesialis. Padahal dokter umum dan keluarga merupakan yang terpenting sebagai pelayanan kesehatan primer," ujar Gatot.

Dia menilai Indonesia tidak memiliki sistem kedokteran yang jelas. 

(M048) 

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga