Kamis, 30 Oktober 2014

PSIM bangkit untuk kalahkan PS Sumbawa Barat

| 2.787 Views
id psim yogyakarta, ps sumbawa barat
Yogyakarta (ANTARA News) - PSIM Yogyakarta bangkit di babak kedua untuk mengalahkan PS Sumbawa Barat 2-1 pada laga perdana babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa malam.

Kedua gol kemenangan Laskar Mataram tersebut masing-masing diciptakan oleh kapten tim Nova Zaenal pada menit ke-66 dan striker asal Belanda Emile Linkers tiga menit kemudian.

PSIM Yogyakarta tertinggal terlebih dulu dari Sumbawa Barat yang berhasil mengoyak gawang Agung Prasetyo pada menit ke-27 melalui gol Antonio Teles Junior.

"Sumbawa bermain sangat bagus dan patut diacungi jempol. Kemenangan kami adalah karena faktor keberuntungan," kata Asisten Pelatih PSIM Yogyakarta Maman Durachman.

Selama babak pertama, Maman mengakui apabila pemain PSIM bermain tergesa-gesa sehingga peluang-peluang yang ada tidak bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menghasilkan gol.

"PS Sumbawa Barat memainkan permainan dengan pola cepat. Tekanan dalam bermain cepat ini cukup berat sehingga pada babak pertama tidak ada gol yang bisa diciptakan," kata Maman.

Sejumlah upaya dilakukan Laskar Mataram untuk memperbaiki pola permainan tim, seperti memasukkan Johan Arga untuk menggantikan Kristian Adelmund yang mengalami cedera pada paha kirinya.

Upaya tersebut belum membuahkan hasil. Pada awal babak kedua, Seto Nurdiyantoro dimasukkan untuk menggantikan Lorenzo Rimkus di lini tengah.

"Setelah Seto masuk, pemain menjadi lebih percaya diri dan akhirnya bisa mencetak gol," katanya.

Sementara itu, Manajer PS Sumbawa Barat Lukman Bahtiar mengatakan, secara umum timnya bisa mengimbangi permainan PSIM Yogyakarta.

"Secara permainan, kualitas tim kami bisa mengimbangi PSIM Yogyakarta. Kalah menang dalam pertandingan sepak bola adalah hal biasa," katanya.

Namun demikian, ia mengkritisi panitia pelaksana pertandingan yang terkesan tidak siap dalam penyelenggaraan laga delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia itu.

"Saat `technical meeting` dinyatakan bahwa suporter tidak boleh membawa atribut apapun. Tetapi, dalam pertandingan ini masih ada penonton yang membawa atribut," katanya.

Hal itu, lanjut dia, turut mempengaruhi mental pemain PS Sumbawa Barat selama pertandingan.

Pada pertandingan sebelumnya, PS Barito memperoleh kemenangan besar atas Persebaya Surabaya dengan skor 5-1.

Pada Kamis (28/6), PSIM Yogyakarta akan berhadapan dengan Persebaya Surabaya, sedangkan PS Sumbawa bertemu Barito. (E013)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga