Sabtu, 26 Juli 2014

Liriklah Afrika dan Amerika Latin untuk tujuan ekspor

Rabu, 27 Juni 2012 16:57 WIB | 1.786 Views
Jakarta (ANTARA News) - Negara-negara di Afrika dan Amerika Latin berpotensi menjadi pasar ekspor produk-produk Indonesia hingga lima tahun mendatang, demikian Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS) Titik Anas.

"Selama pihak Indonesia mau berupaya ke sana karena pergantian pasar dari Eropa-Amerika Serikat tentu tidak mudah," kata Titik selepas peluncuran buku 'Indonesia Rising: The Repositioning of Asia's Third Giant' di Jakarta, Rabu.

Titik mengatakan Pemerintah Indonesia bertugas mencari sumber-sumber potensi pasar produk dalam negeri di samping memberikan akses bagi eksportir Indonesia.

"Eksportir Indonesia harus memahami pasar yang akan dituju dan usaha membangun jaringan di pasar yang baru, yaitu importir di negara tujuan," kata Titik.

Sebelumnya, Persatuan negara-negara Uni Afrika mengharapkan kerjasama di bidang ekonomi dengan ASEAN terutama Indonesia.

Nilai ekspor Indonesia ke Afrika melonjak 53 persen, atau setara lebih dari 2,5 milyar dolar AS (Rp23,75 triliun) dalam enam bulan pertama pada 2011. Volume perdagangan antara Indonesia dan Afrika telah mencapai lebih dari 9,7 milyar dolar AS (Rp92,17 triliun).

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, pada 2010, negara-negara ASEAN mengekspor berbagai produk ke Amerika Latin dan Karibia senilai 27,5 miliar dolar AS dan mengimpor beragam produk dari Amerika Latin dan Karibia senilai 21,04 miliar dolar AS.

Ekspor Indonesia  ke kawasan Amerika Latin dan Karibia pada tahun 2011 mencapai nilai 3,92 miliar dolar AS sedangkan impor senilai 4,63 miliar dolar AS yang didominasi oleh produk pakan ternak dan sisa industri makanan, gula dan produk sereals, serta besi dan baja.

(I026)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca