Jakarta (ANTARA News) - Bahwa imunisasi bisa mencegah penyakit, banyak yang telah tahu. Namun ternyata 2,5 juta kematian bisa dicegah tiap tahun di Indonesia karena imunisasi ini.

"Imunisasi dapat mencegah penyakit infeksi secara efektif," kata Kepala Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dr dr Trihono MSc, di Jakarta, Rabu. Dia mewakili Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboy, yang berhalangan hadir.

Dia jadi salah satu pembicara kunci dalam pembukaan Forum Riset Vaksin Nasional, yang digagas PT Biofarma (Tbk), satu-satunya produsen vaksin di Asia Tenggara. 

Perutusan dari banyak perguruan tinggi se-Indonesia hadir, sebagaimana lembaga-lembaga di ranah penelitian vaksin dan biologi molekuler.

Forum itu diharap menjadi pemicu penyatuan persepsi terkait penelitian dan pengembangan vaksin di Tanah Air. Pembiayaan riset di bidang ini masih bersumber pada banyak instansi atau kementerian yang kurang menguntungkan dari sisi kemajuan penelitian dan pengembangan vaksin.

Tentang efektivitas aplikasi imunisasi di tingkat nasional, dia berkata, "Ini sudah dibuktikan, imunisasi mampu mencegah sekitar 2,5 juta kematian per tahun."

Trihono menekankan, penurunkan angka kematian bayi dan balita ini sangat penting bagi bangsa. "Imunisasi berperan besar dalam mempercepat pencapaian target MDG ke-4 itu," ujar Trihono.

Keberhasilan program imunisasi dan vaksinasi sudah berada pada jalan yang benar. Akan tetapi masih menyisa tantangan, yaitu pengendalian HIV/AIDS, TB dan malaria. 

"Bisakah dilakukan ini dikendalikan dengan vaksinasi? Maka masalah kesehatan ini merupakan tantangan yang besar," kata dia. 

(M048)