Selasa, 23 September 2014

Kemenkeu: financial inclusion dorong pertumbuhan ekonomi

Rabu, 27 Juni 2012 22:05 WIB | 2.315 Views
Kemenkeu: financial inclusion dorong pertumbuhan ekonomi
Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar (FOTO. ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengatakan kegiatan keuangan inklusif atau financial inclusion dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berpotensi mengalami perlambatan akibat krisis di Eropa.

"Dengan adanya perlambatan global justru semakin banyak emerging yang harus mendorong pertumbuhan dalam negeri mereka. Mereka harus bisa memanfaatkan sebesar-besarnya financial inclusion bagi market dan stakeholder di dalam negeri," ujarnya dalam jumpa pers pekan kegiatan keuangan inklusif di Jakarta, Rabu.

Menurut Mahendra, kegiatan keuangan inklusif ini sangat bermanfaat untuk memperluas akses layanan keuangan secara merata bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mengurangi kemiskinan dan ketidakmerataan pendapatan.

Selain itu, tema ini telah menjadi pembahasan dalam forum G20, APEC dan PBB terutama untuk mendorong akses perbankan bagi negara-negara yang masyarakatnya belum mendapatkan akses perbankan secara merata.

"Apalagi semakin dirasakan bahwa dengan adanya perlambatan ekonomi global, pihak-pihak yang paling vulnerable di tingkat internasional, justru jauh dari pusat-pusat pertumbuhan, termasuk akses kepada fasilitas pembiayaan perbankan," ujarnya.

Mahendra menjelaskan momen untuk mendorong kegiatan inklusif ini juga terkait dengan adanya rencana pembentukan komunitas ekonomi ASEAN pada 2015, padahal tidak semua negara ASEAN memiliki tingkat pendapatan dan pertumbuhan yang sama.

"Kami ingin memiliki komunitas ekonomi ASEAN yang betul-betul terintegrasi dan inklusif. Ini yang coba kita identifikasi dan dorong, gagasan yang sejalan dengan framework yang pernah Indonesia ajukan, termasuk financial inclusion," katanya.

Pekan Kegiatan Keuangan Inklusif merupakan kegiatan yang dilaksanakan Bank Indonesia bekerja sama dengan Kementerian terkait serta Perbanas dan akan berlangsung mulai 27 Juni hingga 1 Juli 2012.

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Convention Center tersebut mencakup penyelenggaraan The 1st ASEAN Conference on Financial Inclusion sebagai sarana berbagai pengalaman dan tukar menukar informasi diantara pakar negara ASEAN terkait keuangan inklusif.

Kegiatan lainnya adalah penyelenggaraan Indonesia Banking Expo (IBEX) dengan tema "Peran Perbankan dalam Pemberdayaan Industri Kreatif dan Keuangan Inklusif" yang diisi dengan stand dari perbankan nasional serta talkshow untuk meningkatkan pemahaman tentang keuangan inklusif.
(S034/D007)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga