Kamis, 18 Desember 2014

Sukabumi anggarkan penanggulangan bencana Rp2 miliar

| 1.537 Views
id pemkab sukabumi, bencana gempa bumi, anggaran penanggulangan bencana
Sukabumi (ANTARA News) - Anggaran penanggulangan bencana Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada tahun ini dianggarkan sebesar Rp2 miliar, sehubungan tingginya potensi bencana seperti gempa.

"Anggaran yang disediakan untuk penanggulangan bencana ini Pemkab Sukabumi mengalokasikan Rp2 miliar," kata Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi, Kamis.

Menurut Badri, anggaran tersebut sudah direalisasikan dan disetujui oleh pihaknya dan saat ini alokasinya di lembaga teknis terkait yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Dana tersebut bisa dicairkan jika terjadi bencana seperti gempa Sukabumi pada Senin (4/6) lalu, namun sebelumnya harus diverifikasi dahulu agar datanya valid.

Namun, jika terjadi kekurangan anggaran yang disebabkan oleh banyaknya terjadi bencana, pemerintah bisa menganggarkan kembali di alokasi biaya tambahan (ABT) tetapi harus disahkan dahulu oleh legislatif.

"Dana untuk penanggulangan bencana memang kami anggarkan cukup besar karena potensi bencana yang cukup tinggi," tambahnya.

Anggaran untuk penanggulangan bencana ini akan terus bertambah setiap tahunnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo menambahkan, kerugian masyarakat akibat gempa Sukabumi lalu dari hasil perhitungan di 20 kecamatan yang terdampak gempa mencapai Rp2.208.950.000.

Kerugian tersebut dihitung dari kerusakan bangunan yang disesuaikan dengan kategori. Dari data yang masuk terdapat sebanyak 28 unit rumah rusak berat, 223 rusak sedang dan 355 masuk dalam kategori rusak ringan. Serta bangunan lain seperti Balai Desa, Masjid Agung, mushola, pondok pesantren, dan sekolah madrasah.

"Kerugian masyarakat ini masih data sementara dan akan diverifikasi kembali karena baru laporan dari pihak kecamatan. Saat ini tim verifikasi tengah melakukan pendataan ulang untuk menentukan berapa kerugian sesungguhnya dan hasilnya akan dijadikan bahan untuk pemberian bantuan," tambah Usman.
(ADR/A023)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga