Rabu, 22 Oktober 2014

BNI 46 dukung Kontingen Indonesia di Olimpiade London

| 2.826 Views
id BNI 46, dukung kontingen Indonesia di Olimpiade, Olimpiade London 2012, Direktur Utama BNI Gatoto M Suwondo, CDM Indonesia Erick Tohir
BNI 46 dukung Kontingen Indonesia di Olimpiade London
Logo resmi Olimpiade 2012 (wikipedia)
Dukungan dari BUMN itu sangat menolong terlebih lagi dana pemerintah baru turun H-5."

Jakarta (ANTARA News) - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menggandeng Bank Negara Indonesia 46 untuk mendukung persiapan dan keberangkatan kontingen Indonesia ke Olimpiade London 2012.

"Dukungan kami bagi kontingen Indonesia di Olimpiade 2012 London merupakan tonggak untuk meluaskan partisipasi kami. Harapan kami, dukungan yang kami berikan akan memompa semangat dan daya juang Tim Indonesia agar dapat mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa," kata Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Menurut Gatot, BNI 46 akan memberikan bonus dan beasiswa bagi para atlet yang berprestasi di Olimpiade serta membuka kesempatan bagi para atlet untuk bekerja di BNI setelah tidak lagi menjadi atlet.

"Mudah-mudahan menjadi pemacu bagi para atlet untuk memberikan yang terbaik. Kalah-menang itu nomer dua, yang paling utama mereka harus menunjukkan keseriusan, kemampuan dan sportivitas," kata Gatot.

Ketua CDM Indonesia untuk Olimpiade 2012 Erick Tohir menyambut baik dukungan dari salah satu Bank BUMN tersebut.

"Dimulai dari Olimpiade 2012, kesadaran atas perjuangan atlet untuk bisa menjadi olimpian akan terus kami gaungkan sehingga semua orang sadar dan mengerti perjuangan para atlet tersebut dan selanjutnya mau berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam mewujudkan cita-cita sang olimpian," kata Erick.

BNI memberikan dukungan senilai empat miliar rupiah kepada kontingen Indonesia, dengan rincian satu miliar rupiah uang cash dan tiga miliar bantuan non-tunai, kata Erick. "Dukungan dari BUMN itu sangat menolong terlebih lagi dana pemerintah baru turun H-5," kata Erick.

Menurut Erick, persiapan olimpiade tidak bisa dilakukan secara mendadak paling tidak dipersiapkan empat tahun sebelumnya. "Konsep itu (kebijakan penuruan dana) harus diubah," kata Erick.

Hal yang menjadi kekhawatiran KOI adalah jika dana turun terlambat dan bahkan ada perubahan biaya yang diluar dugaan, maka bisa mengancam persiapan dan keberangkatan kontingen Indonesia ke Olimpiade.

"Semoga KOI bisa mempertanggungjawabkan bantuan ini secara transparan karena ini merupakan salah satu wujud kepercayaan masyarakat," kata Erick.

Olimpiade Musim Panas ke-30 akan digelar di London, Inggris, 27 Juli - 12 Agustus 2012. Kontingen utama Indonesia akan diberangkatkan ke London pada 22 Juli mendatang.

(ANT)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga