Kamis, 21 Agustus 2014

Prancis tunda keputusan soal masa depan Blanc

Jumat, 29 Juni 2012 00:57 WIB | 2.621 Views
Prancis tunda keputusan soal masa depan Blanc
Laurent Blanc. (AFP/Franck Fife)
Paris (ANTARA News) - Federasi Sepak bola Prancis (FFF) pada Kamis memilih untuk menunda keputusan mengenai masa depan pelatih Laurent Blanc, demikian disampaikan sang pelatih menyusul pembicaraan dengan ketua FFF, Noel Le Graet.

Le Graet mempertimbangkan opsi-opsi Prancis setelah tim nasional mereka disingkirkan Spanyol di perempat final Piala Eropa 2012, yang merupakan target minimal bagi Les Bleus, meski citra tim dinodai perselisihan antara Samir Nasri dan media, serta beberapa cerita lain di markas tim, lapor AFP.

"Kami berbagi banyak sudut pandang," kata Blanc setelah diskusinya dengan Le Graet - yang kerap dianggap bukan merupakan mitra bagi mantan pemain internasional Prancis ini.

Blanc mengungkapkan bahwa kedua belah pihak memilih untuk menunggu dan memberi "waktu selama 48 jam untuk memikirkan berbagai hal" sebelum memutuskan apakah dirinya akan bertahan di posisi tersebut, setelah menggantikan Raymond Domenech, setelah bencana di Piala Dunia terakhir.

"Kami berbicara dan memberi pandangan kami perihal situasi ini. Kami memiliki sedikit gambaran luas teknis dari Piala Eropa. Semuanya sangat sopan. Kami berbagi banyak sudut pandang."

"Di luar itu, ini adalah pertama kalinya semua masalah pribadi sejauh yang saya khawatirkan (diperbincangkan). Itulah mengapa kami belum mengambil keputusan dan kami akan melalui 48 jam untuk memikirkannya," papar Blanc setelah pembicaraan dengan federasi.

"Saya berkata apa yang harus saya katakan. Saya pikir ia berkata padaku bahwa ia memiliki hal-hal untuk disampaikan, dan itu adalah hal yang baik," kata Blanc, yang kontraknya habis pada akhir pekan ini.

Blanc telah meminta perpanjangan kontrak sebelum Piala Eropa 2012 dimulai, sedangkan Le Graet menyatakan perpanjangan kontrak bergantung pada apakah Prancis berhasil lolos dari fase grup.

Mereka mampu melakukannya - namun hanya sebagai tim peringkat kedua, sehingga mereka harus berhadapan dengan sang juara bertahan, Spanyol, yang membuktikan bahwa jarak antara mereka masih terlalu jauh. (RF/Z002)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Top News
Baca Juga