Denpasar (ANTARA News) - Dinas Pariwisata Bali mencatat kedatangan turis Prancis sebanyak 38.527 orang selama Januari-Mei 2012 meningkat sedikit jika dibandingkan periode sama 2011 hanya 38.447 orang.

"Ini artinya pemerintah Provinsi Bali hendaknya meningkatkan promosi kepariwisataan ke Prancis, salah satu negara potensial di kawasan Eropa," kata Pengamat Pariwisata Dewa Rai Budiasa di Denpasar Jumat.

Hal itu penting dilakukan mengingat jumlah turis asal Prancis supaya tidak berkurang yang datang langsung dari negaranya ke Bali untuk bisa berlibur sambil menikmati keindahan alam dan seni budaya pulau Dewata.

Ia mengatakan, kedatangan turis Prancis kali ini memang masih merupakan negara sepuluh besar pemasok turis asing ke Bali bahkan berada di peringkat sembilan setelah Singapura atau di atas Rusia.

Pemerintah Indonesia berupaya bisa menarik minat masyarakat Prancis datang berlibur ke negeri ini dengan menambah volume penerbangan ke kawasan Eropa, salah satu tujuannya untuk memperbanyak turis asing ke Bali.

Mempromosikan dunia kepariwisataan Bali ke luar negeri banyak cara bisa dilakukan, apakah melalui tim kesenian atau mengundang sejumlah pengusaha biro perjalanan negeri itu yang biasa mensuplai turis ke Bali.

Pengusaha Biro perjalanan asing bisa datang ke Bali dengan mengetahui dari dekat produk pariwisata yang ada, akan mempermudah bisa mempengaruhi calon wisatawan untuk diajak datang berlibur ke pulau Dewata.

Masyarakat Eropa dikabarkan mengalami krisis ekonomi, namun turis asal kawasan itu tetap bisa berlibur sambil menyaksikan aneka ragam seni budaya Bali yang tidak ada duanya di dunia bahkan jumlahnya bertambah terus.

Laporan Dinas Pariwisata Bali menyebutkan bahwa turis asal Eropa yang datang berlibur ke Bali Januari-Mai 2012 tercatat 250.412 orang atau 22.13 persen dari seluruh turis asing ke Bali 1,1 juta orang.

Dua negara di Eropa, yakni Inggris dan Prancis tetap tercatat sebagai sepuluh negara terbanyak memasok turis asing ke Bali, bersama Australia, China, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Rusia dan Amerika Serikat.

(ANT-077/I006)