Minggu, 26 Oktober 2014

Warga DKI diimbau cerdas memilih

| 1.582 Views
id panwaslu, pilkada dki, panwaslu dki, kampanye pilkada, politik uang, pilkada dki, pemilukada dki
Warga DKI diimbau cerdas memilih
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)
Jangan ambil uangnya, jangan pilih orangnya (yang melakukan politik uang)
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah mengimbau masyarakat untuk cerdas dalam menentukan pilihannya di pilkada.

"Pilih pasangan cagub dan cawagub berdasarkan informasi pada masa kampanye," katanya, di Jakarta, Jumat.

Pilkada DKI diselenggarakan pada Rabu, 11 Juli, yang diikuti enam pasangan calon yaitu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji-Riza Patria, Joko Widodo-Basuki Tjahaja, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benjamin, dan Alex Noerdin-Nono Sampono

Ramdansyah juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menentang semua bentuk politik uang, tidak terkecuali pasangan calon beserta tim sukses agar menghindari perbuatan curang tersebut.

"Jangan sampai didiskualifikasi karena politik uang," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan kampanye, ia mengatakan panwaslu masih mengkaji sejumlah temuan dugaan pelanggaran.

"Temuan anggota kami ada, hanya baru kami duga tindak pidana. Kita tidak bisa serta merta mengatakan tindak pidana," katanya.

"Kita harus merekonstruksi dengan alat bukti, saksi-saksi," lanjut dia, ketika ditemui di kantor Panwaslu Jakarta.

Jumlah potensi pelanggaran yang ditemukan selama kampanye, katanya, masih direkapitulasi.

(nta)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga