Sabtu, 1 November 2014

Kejagung cek kabar Djoko Tjandra di Papua Nugini

| 1.733 Views
id kasus cessie, bank bali, djoko chandra, papua nugini, kejaksaan agung, wakil jaksa agung, darmono
Kejagung cek kabar Djoko Tjandra di Papua Nugini
Wakil Jaksa Agung, Darmono. (FOTO ANTARA )
Tapi kami belum mendapatkan informasi yang resmi
Jakarta (ANTARA News) - Kejaksaan Agung akan mengecek apakah benar terpidana kasus cessie Bank Bali, Tjoko Tjandra, menjadi warga negara Papua Nugini dan tinggal di negara tersebut.

"Kita baru kirim semacam permohonan ke sana (PNG) untuk mengecek kepastian apakah benar dia ada di sana. Sekarang menunggu jawaban dari sana," kata Wakil Jaksa Agung Darmono yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemburu Koruptor (TPK), di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya diberitakan sejumlah media online, bahwa pemerintah Papua Nugini telah memberikan kewarganegaraan kepada pengusaha dari Indonesia, Djoko Tjandra. Tjoko menjadi buronan aparat hukum Indonesia dalam kasus cessie Bank Bali yang merugikan negara hingga Rp546 miliar.

Tjandra termasuk di antara sejumlah warga asing yang minggu lalu diberi akte kewarganegaraan oleh Komite Penasihat Immigrasi dan Kewarganegaraan Papua Nugini.

Kendati demikian, Darmono menyatakan pihaknya melihat berita jika status kewarganegaraan Djoko Tjandra itu ditolak.

"Tapi kami belum mendapatkan informasi yang resmi," katanya.

Seperti diketahui, Djoko Tjandra meninggalkan Indonesia dengan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdanakusumah di Jakarta ke Port Moresby pada 10 Juni 2009, hanya satu hari sebelum Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan keputusan atas perkaranya.

Joko Tjandra yang kini berstatus buron Kejaksaan Agung adalah terpidana dua tahun penjara dalam kasus cessie Bank Bali.

Selain hukuman badan, mantan Direktur Era Giat Prima itu juga harus membayar denda Rp15 juta serta uangnya di Bank Bali sebesar Rp546.166.116.369 disita untuk negara.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga