Sabtu, 1 November 2014

Christo-Elbert juarai Indonesia F1 Futures

| 2.367 Views
id Christo-Elbert, Christopher rungkat, elbert sie, indonesia f1 futures, piala davis, christo-elbert menang
Christo-Elbert juarai Indonesia F1 Futures
Petenis Indonesia Christopher Rungkat (kanan) dan Elbert Sie meraih medali emas pada SEA Games XXVI di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, tahun lalu. (ANTARA/Puspa Perwitasari)
Dari awal saya sudah percaya diri bakal menang dan bermain ketat.
Jakarta (ANTARA News) - Ganda putra Indonesia, Christopher Rungkat-Elbert Sie, tampil sebagai juara Yaporti Indonesia F1 Futures 2012 setelah menumbangkan pasangan asal Korea, Kim Cheong Eui-Oh Dae Soung, lewat super tie-break 4-6, 7-5(10-3) di Pusat Tenis Kemayoran, Jakarta, Jumat.

Duet Christo-Elbert, yang kembali reuni setelah SEA Games XXVI tahun lalu, sempat dibuat kewalahan oleh pasangan nonunggulan tersebut di set pertama. Kim-Oh tampil dominan dan terus menyerang. Dia juga mampu membalas pukulan tajam dari Christo maupun Elbert dan bisa unggul 4-6.

"Di set pertama salah saya sih, saya lambat di lapangan. Seluruh set tadi Christo yang dominan, saya dicover dia banget. Kaki saya kurang bisa gerak," jelas Elbert usai bertanding.

Elbert mengakui, permainannya pada babak final ini merupakan yang terburuk selama pertandingan. Elbert, yang sebelumnya bertanding di semifinal nomor tunggal dan kalah, mengatakan fisiknya kurang mendukung.

"Saya bermain lambat, pikiran ingin ngotot tetapi badan susah mau bangkit," katanya.

Christo-Elbert, yang sejak awal membidik posisi juara, berhasil membalikkan keadaan di set kedua. Mereka menahan pasangan Korea itu dan berhasil membalap perolehan poin sehingga terus memimpin dan memaksa Kim-Oh untuk bermain super tie-break.

"Dari awal saya sudah menyangka mereka akan bermain bagus karena mereka sudah cukup percaya diri masuk final," kata Christo, petenis nomor satu Indonesia.

Pada set super tie-break, serangan pukulan tajam dari Kim-Oh mampu dikembalikan Christo-Elbert lewat beberapa ace yang tajam. Mereka terus mencuri poin dan meninggalkan jauh pasangan peringkat 2701 dunia itu dengan skor 10-3.

"Kami sudah menargetkan menang sejak awal, masalah rangking juga lebih tinggi dari mereka. Dari awal saya sudah percaya diri bakal menang dan bermain ketat," tambah Christo.

Pelatih Timnas Indonesia, Bonit Wiryawan, mengakui pemain Korea bermain cukup kuat dan lebih fit karena hari ini keduanya hanya bermain di nomor ganda, tidak seperti Christo dan Elbert yang sebelumnya bermain di nomor tunggal.

Namun pada set super tie-break Christo-Elbert yang berpengalaman bermain di SEA Games dan Piala Davis lebih mampu mengontrol mental.

"Postur tubuh Korea cukup berpengaruh pada pukulan tajam mereka. Namun, Christo-Elbert bermain lebih rapi terutama di set super tie-break, mental mereka cukup berperan sedangkan pasangan Korea tampak lebih tegang," kata mantan olympian 1992 itu.

Kemenangan kali ini membuat Christo-Elbert berhak menerima hadiah total 945 USD sementara Kim-Oh sebagai runner-up menerima 495 USD.

Setelah turnamen berhadiah total 15.000 USD itu, Christo-Elbert akan melanjutkan duet mereka di final Piala Davis pada 14-16 September mendatang.

(M047)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga