Sabtu, 1 November 2014

China blokir situs Bloomberg dan Businesweek

| 3.423 Views
id China blokir situs, situs Bloomberg diblokir, Businessweek diblokir, situs diblokir, sensor
China blokir situs Bloomberg dan Businesweek
Beberapa waktu lalu pemerintah China juga memblokir situs mesin pencari Google (Istimewa)
Setelah menjadi bagian partai komunis, perusahaan Jinping merambah ke bisnis minyak dan gas, real estate, dan perangkat handphone"
Jakarta (ANTARA News) - Pengguna akses internet di China tidak akan bisa mengakses situs Bloomberg setelah diblokir pemerintah China karena menerbitkan berita kekayaan keluarga Wakil Presiden Xi Jinping. 

"Situs kami Bloomberg dan Busineessweek.com tidak bisa diakses di China. Kami yakin karena pemberitaan yang disiarkan Jumat pagi ini," kata pihak Bloomberg kepada BBC.  

Pemerintah China akhir-akhir ini senang memblokir semua yang berkenaan dengan hal sensitif, terutama menyangkut pemerintahan. 

Dua hari lalu situs The New York Times juga sempat dihentikan penayangannya beberapa jam.

Xin Jinping adalah orang yang akan diusung menjadi presiden Cina mendatang.

Artikel tersebut menceritakan jutaan dolar AS kekayaan keluarga Wakil Presiden yang terdiri dari saham perusahaan dan usaha yang dimiliki Jinping. 

"Setelah menjadi bagian partai komunis, perusahaan Jinping merambah ke bisnis minyak dan gas, real estate, dan perangkat handphone," kata dia.

Ini bukan kali pertama potoritas Cina melakukan pemblokiran karena sebelumnya pemerintah Cina juga sering  memblokir akses situs ke Google, Twitter dan Dropbox, Facebook dan Foursquare. 
 
Keputusan untuk melarang akses terhadap situs Bloomberg menunjukkan kalau kekayaan keluarga ini dianggap sebagai kekayaan kepala keluarga. 

New York Time baru -baru ini juga mengeluarkan cabang berbahasa Cina untuk merengkuh pasar pembaca yang lebih luas. 

(tri)

Penerjemah: Tria Dianti

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga