Kamis, 30 Oktober 2014

Chavez-Capriles luncurkan kampanye presiden Venezuela

| 3.900 Views
id venezuela, kampanye presiden, menjelang pemilu pada Oktober, Hugo chavez, Henrique capriles
Chavez-Capriles luncurkan kampanye presiden Venezuela
Ilustrasi. Kandidat presiden Venezuela dari oposisi Henrique Capriles menyapa pendukungnya dalam pertemuan dengan warga Venezuela di sebuah hotel di Bogota, Kolombia, Rabu (9/5). Capriles akan berhadapan dengan Presiden Hugo Chavez dalam Pilpres Venezuela pada 7 Oktober mendatang. (REUTERS/Jose Miguel Gomez)
Caracas (ANTARA News) - Venezuela secara resmi Minggu meluncurkan musim kampanye presiden menjelang pemilu Oktober mengadu pemimpin sayap kiri Hugo Chavez menghadapi pengusaha sayap tengah dan Gubernur Henrique Capriles.

Setelah 13 tahun berkuasa, Chavez menghadapi tantangan pemilu serius pertamanya karena dia bersaing untuk masa jabatan ketiga yang akan menutup warisan "Revolusi Bolivarian"nya dan perannya sebagai sayap kiri Amerika Latin terkemuka pasca-Fidel Castro.

Chavez bisa mencetak terus kekuasaan 20-tahun jika ia terpilih kembali dan berfungsi dengan periode penuh.

Meskipun ia telah berjuang melawan kanker selama lebih dari satu tahun, namun Chavez menegaskan bahwa ia sepenuhnya pulih dan siap untuk memimpin.

Dia pertama kali akan harus mengalahkan Capriles muda, 39 tahun, Gubernur negara bagian Miranda yang menggelar pertunjukan siang idola dan pribadi-pribadi bergaya dinamis , seperti dilansir AFP.

Sebagian besar jajak pendapat saat ini menempatkan Chavez tegas dalam memimpin, tetapi Capriles yang mengandalkan pemilih belum menentukan pilihan - saat ini diperkirakan mencapai 35 persen - untuk membantu kemenangannya.

Dengan mengenakan jaket dan baret merah merek dagangnya Chavez menggebrak kampanyenya di kota Mariara di Carabobo negara, di mana ia disambut oleh ratusan pendukung.

Pada akun Twitter-nya, Chavez berdoa kepada Tuhan untuk kesehatan yang baik dan "untuk membimbing rakyat menuju kemenangan! "

Beberapa fraksi oposisi Venezuela telah bersatu di belakang Capriles, yang membuka kampanyenya di kota terpencil di Santa Elena de Uairen, di negara bagian Bolivar, dekat perbatasan Venezuela dengan Brasil.

"Hari ini kami meluncurkan tahap yang lain menuju 7 Oktober, menuju masa depan yang kita tidak akan tolak," katanya dalam Twitter-nya Chavez.

Dia dijadwalkan melakukan perjalanan Minggu malam untuk mengunjungi kota di negara bagian Zulia Guajira baratlaut.

Capriles mengklaim dia dengan mudah akan mengalahkan Chavez, bahkan memprediksi dirinya akan mencapai kemenangan dengan margin sepuluh poin dari kemenangannyat.

Dia telah bersumpah untuk mengatasi apa yang disebutnya tiga masalah utama negara - kemiskinan, pengangguran dan kekerasan.

Pemerintah Venezuela telah mengungkapkan beberapa detail tentang kesehatan Chavez. Pada Mei, Chavez melakukan pengobatan di Kuba, sekutu terdekat regionalnya, setelah kankernya kambuh setelah pertama kali diungkapkan tahun lalu.

Para dokter di Havana melenyapkan tumor berukuran bisbol di daerah panggulnya Juni lalu, tetapi setelah mengucapkan dirinya sepenuhnya pulih dari kanker, Chavez mengalami lesi baru pada Februari dan kembali ke Kuba untuk operasi tambahan dan radioterapi.

(H-AK)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga