Tangerang (ANTARA News) - Gardu milik organisasi massa Forum Betawi Rempug (FBR) di Jalan Raya Ahmad Dahlan, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, dibakar.

"Iya, memang benar ada garud milik organisasi massa FBR yang dibakar tadi pagi," kata Kapolsek Cipondoh, Kompol Suyono di Tangerang, Senin.

Dikatakannya, peristiwa pembakaran gardu tersebut terjadi pukul 05.00 WIB sesaat setelah warga menyaksikan pertandingan sepak bola piala eropa.

Karena kondisi dilokasi sangat sepi, maka tidak ada warga sekitar yang mengetahui pelaku pembakaran gardu tersebut.

Selain itu, gardu tersebut hanya terbuat dari bambu dan berukuran 3 X 5 meter sehingga sangat cepat terbakar dan tidak tersisa.

Meski demikian, kepolisian sudah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan para saksi termasuk Kepala Gardu FBR Petir, Abdul Syukur.

"Sekarang masih dilakukan penyelidikan oleh tim untuk mencari tahu pelaku dan motif dari pembakaran tersebut," katanya.

Untuk mengantisipasi adanya aksi dari massa FBR, Polsek Cipondoh sudah menempatkan sejumlah personil di lokasi.

Tak hanya itu saja, Gardu FBR di Kunciran Jaya pun mendapatkan penjagaan dari aparat kepolisian.

"Tujuannya untuk mengantisipasi adanya aksi massa yang menjurus terjadinya balas dendam dan bentrokan kelompok massa,"katanya.

Sementara itu, di wilayah Polsek Cipondoh, terdapat dua gardu milik FBR yakni di Petir dan Kunciran Jaya. Keberadaan gardu tersebut sudah berusia dua tahun.

"Kami sudah berkoordinasi lintas sektoral dengan Polsek lainnya termasuk Polres untuk melakukan penjagaan. Beberapa petugas sudah siaga," katanya.

Sebelumnya, pada hari Rabu (27/6), posko FBR di Ruko Sabar Ganda, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, diserang oleh puluhan pemuda dari sebuah kelompok massa.
(ANT)