Kamis, 2 Oktober 2014

Tokobagus.com perketat aturan transaksi jual-beli online

Senin, 2 Juli 2012 17:34 WIB | 7.271 Views
Tokobagus.com perketat aturan transaksi jual-beli online
Arnold Sebastian Egg, Founder serta pimpinan tokobagus.com (tengah) berbincang-bincang dengan Joko Raharjo, GM Consumer Service Telkom Regional V Jatim (kanan) dan Lilies Rosalina, Founder and President Woman Online Community Surabaya (kiri), usai acara talk show tentang tren digital marketing di wilayah Jatim, Surabaya Kamis (31/5). (Istimewa)
... penipuan lewat dunia maya berpotensi terjadi. Kami perlu antisipasi untuk melindungi konsumen...
Semarang (ANTARA News) - Situs jual-beli online Tokobagus.com memperketat aturan transaksi penawaran barang dari "member" di situs itu untuk melindungi konsumen dari tindak penipuan melalui dunia maya.

"Kami sadar penipuan lewat dunia maya berpotensi terjadi. Kami perlu antisipasi untuk melindungi konsumen," kata Public Relation Manager Tokobagus.com, A Ichwan Sitorus, di Semarang, Senin.

Menurut dia, pengetatan aturan transaksi penawaran barang dilakukan dengan sistem moderasi yang diberlakukan mulai 1 Mei 2012, di antaranya dengan melarang penawaran barang imitasi atau dikenal dengan istilah "KW".

Moderasi, semacam proses kontrol kualitas terhadap iklan penawaran barang, ungkap dia, memang sempat membuat banyak anggota yang kaget, tetapi akhirnya mereka memahami demi keamanan transaksi.

"Kami akui para anggota sejak awal pemberlakuan sistem moderasi itu perlu melakukan semacam adaptasi. Namun, tidak lama, hanya sekitar satu bulan. Setelah itu, semakin banyak `member` yang beriklan," katanya.

Ia menyebutkan, jumlah iklan baru yang masuk saat ini mencapai 70-100.000 iklan/hari dengan tingkat visitasi atau kunjungan situs Tokobagus.com sebanyak satu juta/hari, meski telah diberlakukan sistem moderasi.

Berkaitan dengan sistem moderasi yang salah satunya melarang penawaran barang "KW", ia mengatakan sistem akan bekerja melacak keakurasian dan kewajaran antara kualitas setiap barang dengan harga yang ditawarkan.

"Begini misalnya, ada arloji dengan merek yang sangat terkenal. Namun, ditawarkan dengan harga yang sangat murah di bawah standar, bisa dipastikan bahwa arloji yang ditawarkan itu barang 'KW'," kata Ichwan.

Meski demikian, ia mengakui bahwa ada kemungkinan barang yang ditawarkan memang asli dengan kondisi setengah pakai sehingga ditawarkan murah. Namun, tidak perlu khawatir karena disediakan kolom "deskripsi".

"Kami menyediakan kolom 'deskripsi' untuk memberi kesempatan anggota menjelaskan barang yang ditawarkan secara detail. Dari situ bisa diketahui apa kondisinya bekas pakai, kenapa dijual murah, dan sebagainya," katanya.

Ditanya tentang jenis barang yang selama ini banyak ditawarkan melalui situs Tokobagus.com, ia mengakui bahwa sebagian besar memang produk fashion sebesar 40 persen, disusul oleh produk automotif sekitar 30 persen.

"Dari berbagai jenis barang yang ditawarkan lewat situs Tokobagus.com, kami mencatat ada lima besar kategori barang, yakni produk fashion, disusul automotif, barang elektronik, perangkat elektronika, dan properti," kata Ichwan. (*)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga