Sabtu, 20 September 2014

Tingkat pengangguran zona euro ciptakan rekor 11 persen

Senin, 2 Juli 2012 18:03 WIB | 4.333 Views
Brussel (ANTARA News) - Tingkat pengangguran zona euro naik ke rekor tertinggi baru sebesar 11,1 persen pada Mei, dengan Spanyol yang paling terpukul mencapai 24,6 persen, data resmi menunjukkan Senin.

Lebih dari 17,5 juta orang adalah pengangguran di 17-negara kawasan mata uang tunggal pada Mei, karena 88.000 lebih pria dan wanita bergabung dalam antrian pengangguran, menurut lembaga data Eurostat, lapor AFP.

Pengangguran pada April tercatat sebesar 11 persen untuk kedua bulan berjalan, tingkat tertinggi sejak penciptaan uni moneter pada 1999.

Pada Mei, pemuda pengangguran melonjak lagi dengan 3,4 juta orang di bawah usia 25 tahun mencari pekerjaan, sebuah peningkatan 254.000 orang dari 12 bulan sebelumnya.

Pengangguran di zona euro tetap di atas 10 persen selama 13 bulan berturut-turut karena blok itu berjuang untuk menghidupkan kembali perekonomiannya yang terkontaminasi oleh krisis utang yang sekarang berada di tahun ketiga dan mengancam anggota besar, Spanyol dan Italia.

Pada pertemuan puncak pekan lalu, para pemimpin Eropa menyepakati sebuah pakta pertumbuhan untuk menemani langkah penghematan yang beberapa orang katakan telah mencekik perekonomian.

Dalam 27-negara Uni Eropa yang lebih luas, pengangguran naik menjadi 10,3 persen terhadap 10,2 pada April, tingkat yang sama seperti pada Maret. Sekitar 24,86 juta laki-laki dan perempuan menganggur di Uni Eropa karena pengangguran meningkat sebesar 151.000 orang.

Spanyol mencatat rekor tingkat pengangguran terburuk di 24,6 persen, dengan lebih dari satu dari dua orang di bawah usia 25 tahun tanpa pekerjaan.

Yunani berikutnya dengan tingkat pengangguran 21,9 persen pada Maret, angka-angka terbaru yang tersedia untuk negara itu, diikuti dengan Latvia pada 15,3 persen pada kuartal pertama dan Portugal di 15,2 persen pada Mei.

Austria memiliki tingkat pengangguran terendah pada 4,1 persen, diikuti oleh Belanda pada 5,1 persen, Luksemburg sebesar 5,4 persen dan Jerman sebesar 5,6 persen. (A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga