Minggu, 21 September 2014

"Emas akan bergerak di area konsolidasi 1.620"

Senin, 2 Juli 2012 19:59 WIB | 3.148 Views
Batangan emas lantak dari Bursa Logam Mulia Amerika (APMEX) di New York, Kamis (15/9). Harga emas merosot signifikan dengan penuruan mingguan terdalam sejak Mei lalu akibat pulihnya pasar saham dan nilai mata uang Eropa. (FOTO ANTARA/REUTERS/Mike Segar/djo/11)
Jakarta (ANTARA News) - Penguatan tajam harga emas di akhir pekan lalu, diprediksi akan berada di area konsolidasi di level 1.620 dolar AS per troy ons dan akan berlanjut ke level 1.700 dolar AS per troy ons.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, di Jakarta, Senin, mengatakan hasil KTT Uni Eropa pekan lalu membalikkan keadaan di pasar keuangan.

"Dolar AS langsung melemah setelah terjadi kesepakatan pada KTT ini," katanya.

Momentum ini didorong oleh KTT Uni Eropa yang mengeluarkan keputusan mengejutkan dan memberikan hal positif bagi pasar. Dalam KTT itu diputuskan lembaga "bailout" Eropa nantinya (ESM) dapat menyuntikkan dana langsung ke perbankan, dan khusus Spanyol tidak ada status senioritas bagi dana "bailout" dari ESM.

Ini artinya status dana pinjaman yang didapat Spanyol baik dari pihak swasta maupun Uni Eropa melalui ESM mendapatkan perlakuan dan hak yang sama.

"Namun, tidak tertutup kemungkinan potensi koreksi masih terbuka ke area 1.570 dolar AS per troy ons dan berikutnya ke level 1.547 dolar AS per troy ons," jelasnya.

Menurut Ariston, ke depan pasar masih ingin melihat perkembangan lanjutan dari hasil KTT Uni Eropa, di mana sebagian pelaku pasar memprediksi adanya pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Eropa dan penambahan stimulus program pembelian aset oleh bank sentral Inggris pekan ini.

Emas untuk pengiriman Agustus melonjak 53,80 dolar AS, atau 3,5 persen, menjadi 1.604.20 dolar AS per ons di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange. Logam mulia ini menguat sekitar 2 persen dalam sepekan dan 2,8 persen selama sebulan terakhir.

(A023)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga