Rabu, 3 September 2014

Presiden SBY undang pengusaha Australia investasi di MP3EI

Senin, 2 Juli 2012 21:41 WIB | 3.274 Views
Presiden SBY undang pengusaha Australia investasi di MP3EI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Australia, Julia Gillard (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)
Darwin (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang para pengusaha Australia untuk berinvestasi di proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3E1).

"Untuk itu saya mengundang pengusaha Australia terlibat aktif (MP3E1), tidak hanya koridor lima Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggar Timur, tapi juga koridor enam Maluku dan Papua," kata Presiden saat memberikan sambutan dijamuan makan malam Perdana Menteri Julia Gillard di Darwin, Australia, Senin.

Menurut Presiden pembangunan proyek infrastruktur MP3EI di koridor lima dan enam akan meningkatkan keterhubungan wilayah Timur Indonesia dengan Northern Territory, Australia.

Hal ini mengingat kedekatan wilayah Northern Territory dengan wilayah Indonesia.

Hal ini akan mendorong pertumbuhan di kawasan yang lebih baik dan bermanfaat.

Presiden dalam kesempatan tersebut juga mendorong agar para pelaku binis kedua negara semakin meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi guna mendorong perekonomian yang lebih baik.

Presiden menambahkan, Indonesia berkeinginan agar dapat menjadi salah satu dari 10 negara mitra dagang Australia terbesar. Selain itu juga mengharapkan Australia dapat menjadi 10 negara investor terbesar di Indonesia.

Hal ini menurut Presiden dapat dicapai, mengingat Indonesia dan Australia memiliki banyak hal yang saling melengkapi (komplementer).

Presiden juga mengingatkan untuk terus meningkatkan hubungan komprehensif partnership yang telah disepakati.

Sementara itu, dalam jamuan makan tersebut tampak pula hadir beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, diantaranya Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. (M041)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca