Jumat, 24 Oktober 2014

Euforia kehamilan dalam "What to Expect When You're Expecting"

| 7.061 Views
id What to Expect When You're Expecting, euforia kehamilan, film kehamilan, sutradara kirk jones, film komedi, film keluarga, drama komedi
Euforia kehamilan dalam
Film "What To Expect When You're Expecting" dirilis pada 18 Mei 2012 dan akan segera meramaikan bioskop-bioskop Indonesia. (www.rottentomatoes.com)
Jakarta (ANTARA News) - Kehamilan ternyata tidak hanya mendatangkan kebahagiaan pada setiap pasangan, tapi kadang juga membawa hal-hal mengejutkan ke permukaan.

Seperti bahwa mimpi bahagia para perempuan untuk memiliki anak kadang justru membuat para calon ayah ketakutan menghadapi kemungkinan perubahan yang timbul setelah kehadiran seorang anak.

Sutradara Kirk Jones mengisahkan harapan dan ketakutan-ketakutan itu dalam film "What to Expect When You're Expecting". 

Drama komedi percintaan itu mengangkat cerita-cerita tentang keluarga, kehamilan, dan kelahiran yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari ke layar kaca.

Sang sutradara menggambarkannya dari cuplikan kehidupan lima pasangan dalam film berdurasi 110 menit.

Jules (Cameron Diaz), seorang pemandu acara televisi "Lose It and Weep", berpacaran dengan bintang acara pertunjukan tari terkenal bernama Evan (Matthew Morrison).

Pasangan yang sedang berada di puncak karir dan baru berpacaran selama beberapa bulan itu kaget mendapat kabar kehamilan Jules.

Namun pasangan Marco (Chace Crawford) dan Rosie (Anna Kendrick) lebih resah. Keduanya, yang bahkan tidak berpacaran, baru saja bertemu setelah sekian lama lulus SMA. Dan pertemuan yang berlanjut dengan sebuah kencan suatu malam itu berakhir dengan kehamilan Rosie.

Sementara suami istri Wendy (Elizabeth Banks) dan Gary Cooper (Ben Falcone) sudah dua tahun menanti-nanti kehadiran anak.

Tetapi kebahagiaan Wendy dan Gary terusik oleh kabar kehamilan istri kedua ayahnya, Skyler  Cooper (Brooklyn Decker), yang masih sangat muda.

Ayah Gary, Ramsey Cooper (Dennis Quaid), seorang mantan pembalap legendaris yang jadi konglomerat, sering bersaing dengan Gary, termasuk untuk urusan anak.

Kisah pasangan Holly (Jennifer Lopez) dan Alex (Rodrigo Santoro) lain lagi. Mereka berusaha memiliki anak dengan mengikuti berbagai program kehamilan dan selalu gagal.

Holly akhirnya berencana mengadopsi anak dari Kenya, Afrika. Namun Alex masih menganggap anak sebagai momok. Dia masih takut membayangkan menjadi ayah.

Sahabat Holly yang bernama Kara (Wendi McLendon-Covey) kemudian meminta dia membujuk Alex bergabung dengan "klub pria" yang sering berkumpul di taman kota. Klub itu merupakan gerombolan empat ayah bahagia yang rutin mengurus anak-anaknya.


Klub para pria

Awal kehadiran "klub pria" yang beranggotakan Vic Mac (Chris Rock), Gale (Rob Huebel), Craig (Thomas Lennon), dan Patel (Amir Talai) ditampilkan dalam adegan slow motion yang mengocok perut penonton.

Mereka berjejer sambil menggendong anak dan mendorong kereta bayi dengan segala perlengkapannya.

"Kami bahagia menjadi ayah. Ini memang melelahkan, tetapi kami bahagia," ucap Vic Mac kepada Alex, yang langsung diiyakan ketiga rekannya.

Alex belajar banyak dari anggota klub tersebut, tak hanya tentang anak tapi juga tentang persahabatan. Meski demikian semua itu tidak lantas membuat masalah yang dia hadapi bersama Holly usai.

Masalah Marco dan Rosie juga tidak selesai begitu saja saat keduanya memutuskan untuk menjaga kandungan Rossie.

Kehamilan juga tidak selalu menyenangkan seperti bayangan Wendy, yang harus menghadapi usikan ibu dan ayah mertuanya. Setelah kehamilan datang, Evan dan Jules bahkan selalu melewatkan hari dengan keributan.


Tak terlalu spesial

Dialog yang ditulis oleh Shauna Cross dan Heather Hach cukup bisa menghibur meski film yang menelan biaya 40 juta dolar Amerika Serikat (AS) itu tidak terlalu spesial.

Kombinasi drama dan komedi dirangkum cukup baik oleh Kirk Jones, yang berpengalaman menyutradarai beberapa film seperti "Waking Ned Devine" (1998), "Nanny McPhee" (2005), dan "Everybody's Fine" (2009).

Kehadiran banyak cameo yang tidak asing bagi penonton seperti pemain NBA, Dwyane Wade, Whitney Port (The Hills), Megan Mullally ("Will & Grace"), personel "The Black Eyed Peas" Taboo, serta juri acara ajang pencarian bakat Cheryl Cole dan Tyce Diorio juga agak membantu.

Namun tidak banyak yang mengejutkan dari film yang dibuat berdasarkan novel "Expect When You're Expecting" karya Heidi Murkoff and Sharon Mazel itu.

(M047)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca