Rabu, 3 September 2014

"Konferensi jadi ajang interaksi umat"

Rabu, 4 Juli 2012 12:54 WIB | 2.709 Views
Menteri Pemuda dan Olahraga negara Palestina, Mohammed Ibrahim Al Madhoun. (istimewa)
Bandung (ANTARA News) - Menteri Pemuda dan Olahraga Palestina, Mohammed Ibrahim Al Madhoun mengatakan "International Conference For The Freedom of Al Quds and Palestine" atau Konferensi Pembebasan Palestina dan Al Quds (Yerusalem) bisa menjadi ajang interaksi umat Muslim yang ada di dunia.

"Saya mewakili rakyat Palestina berharap agar konferensi memberi pengaruh kepada seluruh komponen Muslim. Agar para generasi muda, ulama, akademisi dan lainnya saling berinteraksi demi kesatuan umat," ujar Mohammed Ibrahim Al Madhoun di Bandung, Rabu.

Dengan adanya persatuan umat, lanjut dia, bisa menciptakan perlawanan yang komperehensif dalam melawan zionis Israel. Ia mengapresiasi dilakukannya konferensi yang dilakukan di Bandung tersebut.

"Tidak ada tema yang bisa menyatukan umat Muslim kecuali tema mengenai pembebasan Al Quds yang ada di Palestina, karena di kota tersebut terdapat tempat suci umat Islam yakni Masjid Al Aqsha yang menjadi kiblat pertama,"

Saat ini, Al Quds mengalami masa-masa yang sulit karena zionis Israel melakukan pembangunan pemukiman secara besar-besaran yang hanya ditempati oleh Yahudi.

"Sampai hari ini, pengeboran di bawah masjid Al Aqsha masih terus terjadi. Israel merobohkan tempat-tempat ibadah bersejarah umat Islam dan membangun tempat ibadah Yahudi. Kami mengalami masa-masa yang sulit."

Tema lainnya, tambah dia, adalah kemanusiaan. Penjajahan yang dilakukan oleh Israel tidak sesuai dengan kemanusian, untuk itu harus segera dihentikan.

(I025)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga