Senin, 20 Oktober 2014

Serangan jantung mulai incar kalangan muda

| 2.374 Views
id serangan jantung, kalangan muda
Jakarta (ANTARA News) - Pakar kardiologi dari Rumah Sakit Jantung Binawaluya dr Agus Riawan, SpJP mengatakan serangan jantung pada saat ini mulai banyak mengincar kalangan muda akibat gaya hidup yang kurang sehat.

"Serangan jantung kini bukan hanya terjadi pada usia tua, bahkan remaja juga bisa terkena penyakit yang menyebabkan kematian tersebut," kata pakar kardiologi dari Rumah Sakit Jantung Binawaluya dr Agus Riawan, SpJP di Jakarta, Rabu.

Dia menjelakan, pihaknya pernah menangani pasien serangan jantung yang berusia 13 tahun.

"Usia 13 tahun pernah, usia 30 tahun juga pernah, dan ini membuktikan bahwa serangan jantung tidak hanya terjadi pada kalangan berusia tua," katanya.

Cek kolesterol

Dia menjelaskan, untuk menghindari penyakin jantung maka masyarakat harus lebih waspada terhadap gaya hidup serta pola makan yang tidak sehat.

"Banyak yang tidak menyadari jika kadar kolesterolnya tinggi karena tidak memiliki gejala tertentu," katanya.

Untuk itu, pihaknya telah mengadakan kegiatan "Cek Kolesterol Gratis", yang diadakan RS Jantung Binawaluya dan PT Pfizer Indonesia.

Pasalnya menurut dia, kelebihan kolesterol dalam tubuh bisa mengakibatkan berbagai penyakit mematikan seperti stroke dan jantung, bahkan kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kematian mendadak.

"Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum menyadari betul bahaya dari makanan-makanan lezat yang mereka gemari karena lezat belum tentu sehat," katanya.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2007, prevalensi penyakit stroke di Indonesia sebesar 0,8 persen, yang dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola makan.

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT Pfizer Indonesia,Selly Kartika mengatakan tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya kolesterol masih rendah.

Karena itu, pihaknya memberikan dukungan kepada RS Jantung Binawaluya untuk melakukan pendidikan kepada masyarakat agar Indonesia yang lebih sehat dapat terwujud.

"Melalui cek kolesterol gratis ini, masyarakat bisa menjadi lebih waspada dengan gaya hidup dan pola makan," katanya.

(W004)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga