Rabu, 20 Agustus 2014

Kurus bukan berarti bebas lemak trans

Rabu, 4 Juli 2012 18:26 WIB | 2.558 Views
Jakarta (ANTARA News) - Meskipun orang bertubuh kurus tampak tidak memiliki lemak, namun tidak berarti mereka terbebas dari bahaya lemak trans, kata dokter spesialis gizi dari RSCM-FKUI Dr. Inge Permadhi, MS, SpGK.

"Lemak trans di dalam tubuh memang bisa dimiliki oleh siapa saja, bahkan orang yang kurus sekali pun," kata Inge saat memberikan paparan mengenai obesitas di Jakarta, Rabu.

Dia juga mengatakan lemak trans yang terdapat di dalam tubuh inilah yang dapat menyebabkan tumpukan lemak pada organ dalam dan sulit untuk dipecahkan jaringannya, ujar Inge

"Lemak trans yang terdapat di dalam tubuh dapat bersarang dan merusak organ dalam tubuh, ini yang berbahaya," kata dia.

Inge mengungkapkan lemak trans dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit degeneratif seperti penyakit tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, serangan stroke, diabetes, bahkan kanker.

Menurut dia, lemak yang terdapat di bawah kulit lebih mudah diatasi karena terlihat jelas, sehingga metode sedot lemak masih bisa dilakukan. Sementara lemak yang terdapat di dalam tubuh akan sangat sulit dihilangkan.

"Jalan satu-satunya untuk mencegah tumpukan lemak dalam tubuh adalah dengan menjaga pola hidup, pola makan sehat dan tentu saja berolahraga," kata Inge.

(M048)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca