Jumat, 19 September 2014

Sekjen PBB desak pemerintah jamin keselamatan wartawan

Kamis, 5 Juli 2012 15:23 WIB | 1.555 Views
Moskwa (ANTARA) - Sekjen PBB Ban Ki-Moon dalam pesan videonya pada KTT Media Sedunia di Moskwa, Kamis, mendesak pemerintah seluruh dunia menjamin keselamatan wartawan dan kebebasan pers dari berbagai ancaman.

"Dalam sepuluh tahun terakhir sebanyak lebih 500 wartawan mati dalam tugas, tahun ini saja sudah 66 wartawan yang terbunuh. Ini sangat mengkhawatirkan," katanya kepada 300 pemimpin dan CEO 213 media dari 102 negara, termasuk Dirut Perum LKBN Antara Ahmad Mukhlis Yusuf dari Indonesia.

Pada KTT yang dibuka Presiden Rusia Vladimir Putin itu, Sekjen PBB juga menyeru peserta KTT untuk melakukan tindakan agar jangan sampai ada lagi wartawan yang tewas dalam tugas.

Selain yang terbunuh, menurut Ban Ki-Moon, ratusan wartawan juga berada dalam bahaya. Mereka dipenjarakan, dibungkam kebebasannya atau diintimidasi ketika menjalankan tugas jurnalistiknya.

Ancaman terhadap wartawan dan kebebasan pers, katanya, bukan di medan perang atau kawasan konflik saja, tapi juga berasal dari berbagai pihak mulai kelompok politik, kalangan bisnis yang terganggu, mafia narkoba, atau pihak-pihak lainnya.

"Keselamatan wartawan merupakan satu dari 10 program aksi PBB dan kami mendesak semua pemerintahan di dunia untuk melindungi wartawan dan kebebasan pers," tegasnya.

Menurut Ban Ki-Moon, kebebasan pers sangat penting dalam demokrasi dan pembangunan berkelanjutan. Untuk itu ia menyeru semua pemerintah melindungi keselamatan wartawan, tidak membiarkan pelakunya bebas tanpa hukuman dan menegakkan keadilan.

Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pesan tertulisnya juga menyatakan pentingnya jaminan atas kemerdekaan pers, kebebasan bersuara, dan dukungan bagi tercapainya dialog antara media, pemerintah, kalangan bisnis dan aktor nonpemerintah lainnya.

"Media, seperti suratkabar, televisi, media elektronik dan internet, sangat menentukan masa depan politik dunia, perkembangan ekonomi dan kehidupan umat manusia di dunia. Peran dan kekuasaan besar dari media ini membutuhkan standar profesionalisme dan tanggung jawab moral yang tinggi," kata Putin.

Dirut Perum LKBN Antara mengamini apa yang disampaikan Ban Ki-Moon dan Vladimir Putin. Media, kata Mukhlis Yusuf, menentukan hitam putihnya kehidupan politik, ekonomi, bahkan kehidupan seseorang. Oleh karena itu, tanggung jawab media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan benar menjadi sangat penting.

Mengutip Malcom X, Mukhlis mengatakan media memiliki kekuasaan besar dan bisa membuat orang benar jadi salah atau sebaliknya orang yang salah menjadi benar.

Mukhlis berjanji akan menyampaikan pesan-pesan Sekjen PBB dan hasil diskusi di KTT Media Sedunia itu untuk berbagai kalangan di Tanah Air, seperti kalangan pemerintahan dan organisasi kewartawanan.

(A017/D009) 

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga